Rahasia Santan Tidak Pecah Saat Memasak Hidangan Berbuka Puasa!

Ilustrasi santan kelapa dalam gelas
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/two-glasses-coconut-milk-put-dark-background_10991992

Untuk mendapatkan cita rasa yang lebih kaya dan tekstur yang lebih lembut dalam masakan bersantan, sebaiknya santan ditambahkan pada tahap akhir proses memasak. Dengan cara ini, santan tidak terlalu lama terpapar panas tingg. Selain itu, menambahkan santan di akhir juga menjaga aroma khasnya tetap segar dan gurih, memberikan sentuhan akhir yang lebih nikmat pada hidangan.

4. Hindari Bahan Asam

Hindari menambahkan bahan yang bersifat asam, seperti air jeruk nipis atau cuka, langsung ke dalam santan yang masih mentah atau sedang dimasak. Keasaman dari bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan protein dalam santan menggumpal, sehingga teksturnya menjadi pecah dan kurang menarik. Kalau kamu ingin menambahkan rasa asam, sebaiknya lakukan setelah santan matang dan suhu masakan sudah sedikit turun.

5. Gunakan Santan Instan Berkualitas

Santan instan telah diformulasikan dengan bahan penstabil, yang membantu menjaga kestabilan emulsi santan sehingga tidak mudah pecah atau menggumpal saat dipanaskan. Dengan begitu, kamu bisa memasak berbagai hidangan dengan lebih mudah dan tanpa khawatir pecah.

Nah, itu dia rahasia supaya santan tetap lembut dan tidak pecah saat dimasak! Dengan teknik yang tepat, masakan bersantanmu bakal lebih creamy, lezat, dan menggugah selera. Yuk, coba praktikkan tipsnya dan buat hidangan jadi makin sempurna!