Ternyata ini Manfaat Donor Darah

Masyarakat Melakukan Donor Darah
Sumber :
  • Iqbal Suliansyah/ VIVA Banyuwangi

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Donor darah merupakan kegiatan memberi atau menyumbangkan darah secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang nantinya menjadi stok darah untuk membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Ternyata ada banyak manfaat yang diperoleh para pedonor darah. Berikut manfaat yang diraih para pendonor.

1.Mengurangi Resiko Penyakit Jantung, Kanker Bahkan Jantung

Donor darah dalam riset mengurangi resiko berbagai macam penyakit, seperti stroke, kanker bahkan serangan jantung. Selain itu resiko penyumbatan  pembuluh darah semakin kecil. Resiko pembekuan darah juga semakin berkurang karena donor darah membantu mengontrol tekanan darah.

2.Mendeteksi Penyakit Sedini Mungkin

Ketika mendonorkan darah, seperti biasa para pendonor mendapat pemeriksaan, sehingga penyakit tertentu seperti hepatitis, sifilis, malaria bahkan HIV bisa dideteksi.Pendeteksian ini memudahkan penderita juga mendapat penanganan dengan cepat.

3.Peningkatan Produksi Sel Darah Merah

Sel-sel darah merah yang baru akan terbentuk karena sel-sel darah merah berkurang karena donor darah. Meski dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk pergantian sel-sel baru , namun perlahan efektif membentuk tubuh menjadi lebih sehat dan segar

4.Melawan Kolesterol Jahat

Rutinitas mendonorkan darah membantu mengurang resiko terbentuknya sumbatan di pembuluh darah dan aliran darah semakin lancar. Sehingga mengurangi dan menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

5.Kesehatan Mental

Ternyata dengan mendonorkan darah selain sebagai perbuatan mulia, melahirkan perasaan yang positif berupa motivasi dan senang sehingga membantu kesehatan mental. Diera yang terlalu sering diterpa kejenuhan dan stres, perbuatan baik seperti mendonor darah adalah pilihan yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran dan syukur karena sebagai pendonor, karena artinya anda masih sehat.

6.Menurunkan Kadar Zat Besi

Kadar zat besi yang berlebih dapat menimbulkan berbagai permasalahan, mulai nyeri sendi,sakit penuh, detak jantung yang tidak teratur bahkan penurunan berat badan secara drastis. pengendalian zat besi dapat dilakukan dengan melakukan donor darah secara rutin.’

Untuk mendonorkan dara tentu ada beberapa syarat yang harus dimiliki, mulai dari sehat jasmani dan rohani, memiliki usia 17-60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah yang normal, kadar hemoglobin ekstra 12,5-17 gr/dL, tidak sedang hamil atau menyusui dan jarak waktu berhonor dengan waktu sebelumnya yaitu minimal 2 bulan.