Allah SWT itu Dekat, Maka Berdoalah
- Istimewa / VIVA Banyuwangi
Banyuwangi, VIVA Banyuwangi –Penulis: Ustad Faisol Aziz. Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyuwangi.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS Al Baqarah : 186)
Ketika kita membaca Al-Quran, tentang Puasa maka kita akan mengawalinya dari QS Al Baqarah 183 sampai ayat 187.
Semua ayatnya spesifik berbicara tentang Ramadhan dan Puasa.
Tapi khusus di ayat 186 ini, kita seperti membaca ayat yang tiba-tiba keluar dari tema Ramadhan. Yakni tentang kedekatan hamba dengan Allah dan pengabulan doa.
Sayyid Qutb dalam Fi Dzilalil Qur’an menjelaskan bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya. Dan terlebih lagi saat kita menunaikan puasa di Bulan Ramadhan.
Maka pergunakanlah waktu-waktu puasa kita di Bulan Ramadhan itu untuk meminta kepada-Nya.
Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu ia berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,
“Ada tiga golongan yang tidak ditolak doanya, orang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang dizalimi.” (Riwayat Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Inilah rahasia, mengapa ayat tentang kedekatan Allah dengan hamba-Nya itu ada di rangkaian ayat tentang Puasa Ramadhan.
Ayat itu berbicara tentang Ketika ada Sahabat Nabi bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Allah.
Seharusnya kemudian Allah menyampaikan kepada Rasulullah : “Katakan Hai Muhammad, bahwa sesungguhnya aku dekat.”
Tapi ayat ini tidak demikian, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka bahwasanya Aku adalah dekat.”
Ketika ada seorang hamba bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Allah, maka seolah Allah ingin menjawab sendiri, langsung kepada Sang Hamba, bahwa Dia dekat.
Betapa Allah sangat senang melihat hamba-Nya mau bertanya tentang Dia. Artinya ada keinginan untuk mengetahui dan memahami Allah SWT.
Setiap kita punya keinginan, harapan, kebutuhan kepada Allah. Dan setiap orang tentu berbeda. Tapi yang Allah ingin katakan bahwa Dia dekat dengan hamba-hamba-Nya.