Lakukan Ini Agar Bawang Putih Lama Bertunas

bawang putih yang ditempatkan dalam mangkuk kayu
Sumber :
  • https://www.vecteezy.com/photo/1361031-garlic-heads-in-a-wooden-bowl

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Saat memotong satu siung bawang putih, biasanya akan ditemukan bagian tengah berwarna krem ​menyala.

Namun, terkadang Anda akan menemukan bagian tengah yang berwarna hijau. Ini artinya tunas sudah mulai bertumbuh.

Ketika mulai menumbuhkan tunas dan akar baru, makan itu menjadi tanda bahwa bawang putih tersebut tidak lagi segar dan telah disimpan terlalu lama.

Bawang putih akan bertunas saat siungnya terkena kelembaban dan suhu hangat. Ini biasa terjadi saat siung bawang putih disimpan di tempat yang hangat dan lembab, seperti dapur.

Untuk mencegah pertumbuhan tunas disarankan menyimpan bawang putih di tempat yang sejuk dan kering serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Sebaiknya tempatkan bawang putih di lemari es, di dalam kantong atau wadah jaring berlubang untuk sirkulasi udara, atau di dapur yang gelap dan sejuk.

Jangan simpan bawang putih di dekat bahan makanan yang mengeluarkan gas etilen seperti apel, kentang, atau tomat.

Gas etilen dapat membuat bawang putih bertunas lebih cepat. Selain itu, hindari menyimpannya di tempat yang lembab atau hangat, seperti di dekat oven atau kompor.

Cara lain adalah menggunakan bawang putih sesegera mungkin dan tidak menyimpannya terlalu lama.

Jika memiliki banyak bawang putih, Anda juga dapat memisahkan siungnya dan menyimpannya dalam jumlah kecil sehingga Anda dapat menggunakannya sebelum bertunas.

Bawang putih yang sudah bertunas memang masih aman digunakan. Namun, bagian tersebut bisa menimbulkan rasa yang pahit jika tergigit.