Tips Memilih, Menyimpan, dan Mengolah Jahe Kualitas Premium
- https://www.alodokter.com/3-potensi-manfaat-jahe-merah-yang-belum-diketahui
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Jahe telah lama digunakan sebagai obat, bumbu masakan, permen, suplemen, maupun bahan minuman. Sebagai obat, jahe bermanfaat karena memiliki sifat anti-radang dan nyeri. Jahe jika dikonsumsi dapat mengurangi stres, mual, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi gejala flu.
Jahe jika diolah sebagai minuman dapat berupa teh atau jus jahe. Apabila dicampurkan dalam masakan dapat menambah rasa dan aroma. Namun jika digunakan sebagai obat dapat dioleh dengan cara dibuat serbuk atau diolah bersama rempah-rempah lainnya dalam komposisi yang tepat.
Jahe di pasar dijual dalam nampan secara acak. Pembeli musti jeli dan pandai memilih jahe yang berkualitas premium.
Berikut 3 tips memilih jahe berkualitas premium:
1. Ukuran Jahe Kecil dan Gelap
Jahe yang berukuran kecil dan berwarna gelap menunjukkan jahe yang baik, yang sudah tua. Jika jahenya besar dan berwarna pucat, itu jahe muda. Jahe muda kurang beraroma dan berasa pahit.
2. Kulit Jahe Mulus
Kulit jahe yang mulus pertanda kulit jahe yang masih segar. Jahe yang sudah lama dipanen, kulitnya berkerut-kerut (keriput).
3. Jahe Beraroma dan Berasa Pedas
Jahe yang berkualitas premium, jika dipatahkan atau diiris sedikit mengeluarkan aroma jahe yang khas. Jahe demikian bagus untuk dipilih karena rasa pedas jahe lebih terasa.
Setelah dibeli dari pasar, cara menyimpan dan mengolah jahe agar tetap berkualitas premium perlu diperhatikan.
1. Menyimpan Jahe
Simpan jahe di suhu ruang. Gunakan wadah khusus seperti keranjang, agar suhu udara tetap dapat bersirkulasi dengan baik. Letakkan wadah jahe tadi di tempat yang sejuk. Jangan sekali-kali menyimpan jahe dalam kulkas ya.
2. Mengolah Jahe
- Apabila jahe akan digunakan untuk membuat minuman, bakarlah terlebih dahulu jahe tersebut. Kemudian kupas kulit jahe. Setelah itu digeprek (dipukul sekali agar sedikit pipih). Barulah jahe dimasukkan dalam minuman.
- Jika jahe hendak digunakan untuk tumisan, jahe dapat langsung digunakan setelah dicuci bersih. Tanpa perlu dibakar dahulu. Caranya dengan diiris tipis atau digeprek, baru dimasukan dalam tumisan.
Mari menjadi bijak dengan cara tahu memilih, menyimpan dan mengolah jahe dengan benar.