Menelusuri Jejak Rasa Ayam Betutu, Kuliner Sakral dari Pulau Dewata
- https://blog.cove.id/ayam-betutu-terenak-di-bali/
Kuliner, VIVA Banyuwangi –Di balik aroma menggoda dan rasa yang menggugah selera, ayam betutu bukan hanya sekadar sajian kuliner. Hidangan khas Bali ini adalah representasi budaya dan tradisi masyarakat Pulau Dewata.
Menggabungkan beragam rempah khas Nusantara, ayam betutu dikenal luas sebagai salah satu ikon kuliner Indonesia yang tidak hanya digemari wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara.
Sejarah dan Makna Budaya
Ayam betutu berasal dari kata “be” yang berarti daging dan “tutu” yang berarti dibakar atau dipanggang di dalam api atau bara. Menurut berbagai sumber, ayam betutu sudah dikenal sejak abad ke-16, dan dahulu hanya disajikan pada upacara adat atau keagamaan seperti odalan, potong gigi (metatah), hingga pernikahan.
Chef dan budayawan Bali, I Made Suarya, dalam sebuah wawancara menyebutkan bahwa ayam betutu bukan sembarang hidangan. “Betutu adalah simbol persembahan kepada dewa. Rempah-rempahnya mencerminkan elemen kehidupan,” ujarnya.
Bahan-Bahan Khas Ayam Betutu
Salah satu keunikan ayam betutu adalah bumbu yang digunakan, yakni base genep, bumbu lengkap khas Bali yang terdiri dari:
- Bawang merah dan bawang putih
- Kemiri
- Kunyit
- Jahe
- Lengkuas
- Serai
- Daun jeruk
- Terasi
- Cabai rawit dan cabai merah
- Ketumbar, pala, dan merica
Bumbu ini dihaluskan dan kemudian ditumis hingga mengeluarkan aroma harum sebelum dimasukkan ke dalam perut ayam utuh. Setelah itu, ayam dibungkus daun pisang dan dipanggang atau dikukus dalam waktu lama.
Dalam beberapa versi tradisional, ayam dimasak dalam tanah liat atau di dalam api sekam selama 6-8 jam agar bumbu meresap sempurna.
Ayam yang digunakan pun tak sembarangan. Biasanya, ayam kampung dipilih karena dagingnya lebih padat dan memiliki rasa yang lebih kuat. Hasilnya adalah sajian yang lembut, juicy, dan penuh lapisan rasa.
Proses Pembuatan Ayam Betutu
1. Pembersihan Ayam
Pertama, ayam kampung dibersihkan dan dikosongkan bagian perutnya. Kepala dan kaki tetap dibiarkan utuh untuk mempertahankan tampilan tradisional.
2. Pembuatan Base Genep
Semua rempah dihaluskan menjadi satu dan ditumis hingga matang. Bumbu inilah yang menjadi jiwa dari ayam betutu.