Tradisi Praonan di Pasuruan: Ratusan Warga Naik Perahu Rayakan Lebaran Ketupat di Tengah Laut

Tradisi Praonan di Pasuruan: Ratusan Warga Naik Perahu
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Banyuwangi

Pasuruan, VIVA Banyuwangi –Tradisi budaya masyarakat pesisir terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. Salah satu tradisi yang masih bertahan adalah Praonan, perayaan khas warga Panggungrejo, Kota Pasuruan, dalam rangka memperingati Lebaran Ketupat atau H+7 Hari Raya Idul Fitri. Pada Senin pagi (7 April 2025), ratusan warga dan nelayan kembali meramaikan lautan dengan semangat kebersamaan dan budaya yang kuat.

img_title Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Ditingkatkan, Pekerjaan Sipil Capai 60 Persen

Tradisi ini bukan sekadar kegiatan wisata biasa. Praonan merupakan bentuk syukur dan kebersamaan yang telah berlangsung turun-temurun. Seperti tahun-tahun sebelumnya, nelayan setempat rela tidak melaut untuk sehari dan mengangkut warga ke tengah laut menggunakan perahu mereka.

“Saya dari Batu, datang ke sini untuk silaturahmi dan ikut naik perahu melihat laut. Seru banget,” ujar Yulia, seorang pengunjung asal Kota Batu yang ikut merayakan Praonan.

img_title Jalur Pantura Grati-Pasuruan diblokir Ratusan Massa

Antusiasme Warga dan Wisatawan

Tak hanya warga lokal, perayaan ini juga menyedot perhatian masyarakat dari luar kota. Banyak warga dari berbagai daerah di sekitar Pasuruan, seperti Malang dan Probolinggo, datang untuk merasakan suasana khas Lebaran Ketupat yang berbeda.

img_title Akibat Blokade Massa, Jalur Pantura Sempat Lumpuh 6 Jam!

Menurut data panitia lokal, sekitar 300 hingga 400 orang ikut serta dalam perayaan ini. Para pengunjung beramai-ramai menaiki perahu nelayan, menikmati angin laut dan pemandangan pantai yang memanjakan mata. Tak jarang momen ini dimanfaatkan untuk berfoto ria dan mengabadikan suasana lebaran yang unik di tengah laut.

Pengamanan Ketat Demi Keselamatan

Keseruan ini tentu saja dibarengi dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan. Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Pasuruan Kota menerjunkan tiga unit kapal patroli guna memastikan keselamatan para peserta.

“Kami dari Satpolairud menyiapkan 3 unit kapal patroli untuk memastikan keamanan kegiatan Praonan. Kami juga memberikan imbauan kepada para pemilik perahu agar berhati-hati dan tidak melebihi kapasitas,” ujar AKP Edy Suseno, Kasatpolairud Polres Pasuruan Kota.

Patroli laut dilakukan menyisir area yang dipadati perahu-perahu tradisional. Petugas juga mengingatkan agar penumpang tidak berenang atau menceburkan diri ke laut karena kondisi arus laut bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Halaman Selanjutnya
img_title