Jangan Sampai Tertipu! Ini Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu Secara Manual

Sangat penting bisa membedakan emas asli agar tidak tertipu
Sumber :
  • https://unsplash.com/photos/gold-and-silver-round-coins-8t9c3ET7_Ts

Gaya Hidup, VIVA BanyuwangiEmas merupakan satu di antara logam mulia yang memiliki nilai tinggi dan banyak diminati, baik sebagai perhiasan maupun investasi.

img_title Memulai Hobi Mendaki? Ini Peralatan yang Wajib Kamu Bawa

Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia ini, tak sedikit oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk menyebarkan emas palsu demi keuntungan pribadi.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu agar terhindar dari penipuan yang merugikan.

img_title Rahasia Lolos Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2026, Dari Esai hingga Wawancara

Berikut ini penjelasan tentang cara yang bisa dilakukan untuk membedakan emas asli dan palsu seperti yang dikutip dari laman sahabat.pegadaian.co.id.

1. Lihat Ciri-Ciri Fisiknya

img_title Cara Membuat Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah, Wangi dan Ramah Lingkungan

Emas asli biasanya memiliki tanda atau cap khusus yang menunjukkan kadar dan jenisnya. Ciri-ciri emas asli dalam bentuk perhiasan tersebut bisa dilihat dalam ukiran angka 1 hingga 999 atau dalam bentuk karat, seperti 10K, 18K, 22K, dan 24K.

2. Coba Dekatkan dengan Magnet

Satu di antara cara mudah adalah menggunakan magnet. Emas asli tidak tertarik oleh magnet, karena tidak bersifat magnetik. Tapi kalau emas tertarik, bisa jadi itu campuran logam lain. Meski begitu, perlu diingat, perhiasan emas kadang dicampur dengan logam lain agar lebih kuat, jadi tes ini lebih cocok untuk emas murni.

Perhiasan emas yang memiliki kadar emas tinggi pun akan terkena efek magnet. Maka dari itu, cara membedakan emas asli dan palsu ini lebih akurat jika dilakukan pada emas batangan kadar 24 karat.

3. Goreskan ke Keramik

Ambil keramik polos, lalu goreskan emas dengan perlahan. Jika meninggalkan goresan hitam, besar kemungkinan emas tersebut tidak murni. Emas asli umumnya tidak meninggalkan goresan.

Warnanya pun tetap kuning mengilat dan tidak terlihat pudar akibat kikisan dari goresan dengan keramik.

4. Teteskan Asam Nitrat (Jika Berani)

Asam nitrat bisa digunakan untuk mengetes emas, tapi harus hati-hati karena zat ini berbahaya. Emas asli tidak akan bereaksi apa-apa.

Namun, emas palsu akan memunculkan reaksi warna sebagai berikut:

- Kuning keemasan: Logam kuningan berlapis emas.

- Hijau: Logam besi berlapis emas.

- Putih susu: Logam perak berlapis emas.

Halaman Selanjutnya
img_title