Selingkuh dan Rezeki Mandek, Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Azab
- https://www.freepik.com/free-photo/sa
Religi, VIVA Banyuwangi –Perselingkuhan dalam Islam bukan sekadar pelanggaran moral, tapi termasuk dosa besar yang berdampak luas baik di dunia maupun di akhirat. Tak banyak yang sadar, selingkuh juga bisa menjadi sebab mandeknya rezeki seperti yang dikutip dari laman grid.id
Dalam sebuah hadis shahih, Rasulullah SAW bersabda:
"Tidaklah suatu kaum berbuat zina secara terang-terangan, melainkan akan tersebar di tengah-tengah mereka penyakit dan kelaparan yang belum pernah menimpa orang-orang sebelum mereka."
(HR. Ibnu Majah, no. 4019. Dinilai shahih oleh Al-Albani)
Hadis ini menunjukkan bahwa perzinaan membawa dampak sosial dan ekonomi, termasuk tertahannya keberkahan dan datangnya musibah, salah satunya rezeki yang seret.
Selain itu, firman Allah dalam Al-Qur'an menegaskan:
"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya."
(QS. Al-A’raf: 96)
Ayat ini menegaskan bahwa keberkahan rezeki bergantung pada iman dan takwa. Sebaliknya, maksiat seperti selingkuh justru menjadi penghalang datangnya keberkahan.
Selingkuh juga berarti menyakiti pasangan dan melalaikan amanah pernikahan, padahal memberi nafkah kepada keluarga adalah sedekah yang bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah, sebagaimana sabda Nabi:
"Dan apa saja yang engkau nafkahkan sebagai nafkah (kepada keluargamu) adalah sedekah, bahkan makanan yang engkau suapkan ke mulut istrimu pun berpahala."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Namun, jika suami berselingkuh dan tak menjaga amanah ini, maka bukan hanya pahala yang hilang tapi juga keberkahan rezeki.
Maka, jelaslah bahwa selingkuh bukan hanya soal cinta yang dikhianati, tapi juga soal azab yang mengintai dan rezeki yang bisa hilang. Islam mengajarkan bahwa menjaga kesetiaan adalah bagian dari menjaga keberkahan hidup.