Tidak Ada Duanya! Ini 5 Alat Musik Tradisional Asli Indonesia
- https://www.instagram.com/p/CFGLq6bl6Qz/
Budaya, VIVA Banyuwangi – Indonesia tak hanya kaya akan budaya dan alam, tetapi juga punya warisan seni musik yang luar biasa. Di antara kekayaan tersebut, alat musik tradisional Indonesia sukses menembus panggung dunia dan membuat bangsa ini semakin dikenal. Yuk, kenali lima alat musik tradisional Indonesia yang bukan hanya unik tapi juga diakui secara internasional!
1. Angklung
Alat musik satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Berasal dari tanah Sunda, angklung dibuat dari susunan bilah bambu yang menghasilkan bunyi saat digoyangkan. Tapi, bukan itu saja yang membuatnya spesial! Angklung dimainkan secara berkelompok karena setiap alat hanya menghasilkan satu nada. Hasilnya? Sebuah harmoni musik yang memukau!
Tak main-main, angklung telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Saung Angklung Udjo di Bandung menjadi destinasi wisata budaya yang memperkenalkan angklung kepada wisatawan dari berbagai belahan dunia.
2. Tifa
Dari Indonesia Timur, kita punya tifa, alat musik berbentuk tabung yang dimainkan dengan cara dipukul. Tifa biasa digunakan dalam upacara adat dan pertunjukan seni tradisional.
Uniknya, bentuk tifa di Papua dan Maluku memiliki perbedaan. Tifa Papua cenderung lebih melengkung di bagian tengah dan dilengkapi pegangan, sementara tifa Maluku berbentuk lebih lurus tanpa pegangan. Suaranya yang menghentak menjadi simbol semangat masyarakat timur Indonesia.
3. Kolintang
Kolintang, alat musik pukul dari Sulawesi Utara ini, awalnya digunakan dalam ritual penghormatan roh leluhur. Kini, kolintang telah berevolusi menjadi bagian dari industri kreatif dan digunakan sebagai pengiring tari hingga orkestra.
Hebatnya lagi, permainan kolintang sempat mencatat rekor dunia pada 2009 ketika 1.223 orang memainkannya secara bersamaan dalam satu pertunjukan kolosal yang memukau!
4. Sasando
Berasal dari Nusa Tenggara Timur, sasando adalah alat musik dawai yang berbentuk unik seperti tabung bambu dengan pemantul suara dari daun lontar. Konon, alat ini sudah ada sejak abad ke-7!
Sasando dibagi menjadi dua jenis: sasando gong dan sasando biola. Suaranya yang khas sering dibandingkan dengan gabungan harpa dan gitar. Tak heran, sasando kini sedang diajukan untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya dunia.