5 Makanan Khas Perayaan Waisak di Indonesia, Ada Kue Burgo Hingga Nasi Gemuk

Ilustrasi nasi gemuk, makanan khas perayaan waisak di indonesia
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/traditional

Budaya, VIVA Banyuwangi – Perayaan Waisak di Indonesia dilangsungkan secara meriah di berbagai daerah di Indonesia. Beragam kegiatan dilangsungkan dalam rangka menyambut serta merayakan hari Waisak.

img_title Timlo Solo, Semangkuk Kehangatan dari Kota Budaya yang Tak Pernah Kehilangan Cita Rasa

Selain melakukan ibadah bersama dan beberapa kegiatan lainnya seperti kirab serta pawai, masyarakat yang merayakan hari Waisak juga melakukan makan bersama sebagai sebuah bentuk perayaan.

Ada beberapa makanan-makanan khas yang sering disajikan khusus saat perayaan Waisak. Beberapa makanan ini seringkali memiliki makna bagi orang-orang yang merayakan hari Waisak.

img_title Pecak Lele, Kelezatan Tradisional Indonesia yang Tak Pernah Kehilangan Pesona

Berikut ini 5 makanan khas di Indonesia yang disajikan saat momen perayaan Waisak bersama keluarga, kerabat, dan sahabat. Kelima makanan ini memiliki makna yang selaras dengan filosofis agama Buddha.

1. Kue Burgo

img_title Resep Ayam Kesrut Khas Banyuwangi ala Chef Firhan, Gurih, Pedas, dan Segar

Yang pertama yakni Kue Burgo. Kue ini banyak disajikan saat perayaan Waisak di daerah Jambi. Meski banyak disebut kue, namun makanan ini mirip dengan otak-otak gulung.

Kue yang terbuat dari tepung beras ini dicetak dan dipotong tipis dan kemudian disajikan bersama kuah santan gurih, telur rebus dan taburan bawang goreng. Kue Burgo sendiri diketahui melambangkan kesederhanaan dan kebajikan.

2. Nasi Lesah

Makanan khas perayaan Waisak berikutnya adalah Nasi Lesah. Makanan ini sering disajkian sepuang sembahyang di daerah Magelang. Nasi Lesah sendiri merupakan nasi yang direndam kuah soto kental dan disajikan bersama ayam suwir, bihun, taoge, gorengan, dan sambal.

3. Tempoyak

Di daerah Sumatera, salah satu sajian khas saat merayakan Waisak adalah makanan tempoyak. Tempoyak sendiri merupakan fermentasi buah durian selama beberapa hari. Setelah fermentasi, tempoyak akan diguyur dengan kuah pedas segar.

4. Mangut Beong

Tak hanya Nasi Lesah, di daerah Magelang juga ada makanan khas perayaan Waisak lainnya yakni Mangut Beong. Makanan ini berbahan dasar ikan beong yang dimasak bersama bumbu rempah pedas dan gurih.

5. Nasi Gemuk

Makanan khas perayaan Waisak yang terakhir ialah Nasi Gemuk. Sajian ini biasa menjadi makanan saat merayakan Waisak di daerah Jambi. Nasi Gemuk sendiri merupakan nasi yang dimasak dengan santan, daun pandan, daun jeruk dan daun salam.

Halaman Selanjutnya
img_title