5 Etika Tak Tertulis yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Liburan ke Jepang
- freepik.com/lifeforstock
Budaya, VIVA Banyuwangi – Jepang terkenal dengan budaya yang tertib dan penuh hormat. Tapi di balik keindahan kuil, sushi lezat, dan transportasi super cepat, ada banyak aturan tak tertulis yang perlu kamu pahami kalau ingin liburanmu berjalan lancar dan bebas dari momen “salah tingkah”.
Berikut lima hal penting yang wajib kamu tahu sebelum menginjakkan kaki di Negeri Sakura.
Datang Lebih Awal Itu Wajib
Di Jepang, tepat waktu artinya datang lebih awal. Datang 5 sampai 10 menit sebelum jadwal adalah bentuk sopan santun yang sangat dihargai. Entah itu untuk reservasi restoran atau janjian dengan teman lokal, usahakan untuk tidak telat. Di sana, keterlambatan bisa dianggap tidak menghormati waktu orang lain. Jadi, pastikan kamu atur jadwal dan transportasi dengan matang, ya.
Hargai Keheningan
Jepang sangat menghargai ketenangan di ruang publik. Saat naik kereta, makan di restoran, atau bahkan berjalan di taman, usahakan bicara dengan suara pelan. Suasana tenang bukan berarti kaku justru jadi bagian dari keindahan yang bisa kamu nikmati selama di sana.
Jangan Boros, Terapkan Filosofi Mottainai
Filosofi Jepang yang satu ini mengajarkan kita untuk tidak menyia-nyiakan apa pun, termasuk makanan, waktu, dan tenaga. Jadi, saat makan di restoran, pesan secukupnya. Habiskan makananmu, dan hargai proses di baliknya mulai dari petani yang menanam bahan makanan hingga koki yang menyajikannya dengan penuh keahlian.
Tidak Ada Tipping
Di Jepang, kamu tidak perlu memberikan tip. Layanan sudah termasuk dalam harga, dan pelayan tidak mengharapkannya. Kalau ingin menghargai pelayanan, cukup dengan bersikap sopan, berterima kasih, atau memesan minuman tambahan. Sikapmu lebih berarti daripada uang tip.
Sopan di Transportasi Umum
Saat naik kereta atau bus, jaga ketenangan. HP harus dalam mode silent, dan hindari menerima telepon. Tidak makan di kendaraan umum, kecuali di kereta cepat (shinkansen) yang menyediakan tempat nyaman untuk menikmati ekiben (bento khas stasiun).