Tak Biasa! Ini 5 Tradisi dan Situs Pemakaman Unik di Indonesia

Situs makam tebing unik Suku Toraja
Sumber :
  • https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/makam-tebing/

Budaya, VIVA Banyuwangi – Kematian adalah bagian tak terpisahkan dari siklus kehidupan. Di seluruh dunia, berbagai budaya memiliki cara tersendiri untuk menghormati mereka yang telah tiada. Indonesia, dengan kekayaan suku dan adat istiadatnya, menjadi rumah bagi beberapa ritual dan situs pemakaman paling unik di dunia, di mana kematian tidak selalu dimaknai sebagai akhir, melainkan sebuah transisi yang sarat akan makna.

img_title Ketua IKA Untag Banyuwangi Dinobatkan Sebagai Keluarga Kehormatan Masyarakat Adat Mandar

Cek Produk Rekomendasi Kami
istana.kainbatik - Sarung Srikandi Polos Dewasa Pria Wanita Sarung Rok Lilit Tenun Sumba toraja

istana.kainbatik - Sarung Srikandi Polos Dewasa Pria Wanita Sarung Rok Lilit Tenun Sumba toraja

Mulai dari

Rp.62.112

Berikut adalah lima tradisi dan situs pemakaman menakjubkan di Nusantara yang menunjukkan betapa beragamnya cara pandang masyarakat terhadap kehidupan dan alam baka.

img_title Entas-Entas Upacara Kematian Suku Tengger, Ritual Sakral Untuk Jiwa Yang Telah Pergi

Cek Produk Rekomendasi Kami
Malotong Kopi Robusta Toraja Premium Kopi Bubuk/ Bubuk kopi / Sachet

Malotong Kopi Robusta Toraja Premium Kopi Bubuk/ Bubuk kopi / Sachet

Mulai dari

Rp.3.700

1. Rumah Adat Suku Asmat, Papua

img_title Grebeg Suran Baturraden Tradisi Banyumas yang Sarat Makna dan Warisan Leluhur

Bagi Suku Asmat di Papua, rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal bagi yang hidup, tetapi juga bagi arwah leluhur. Di dalam rumah adat ini, jenazah para tokoh penting seperti kepala suku atau panglima perang yang telah diawetkan akan disimpan. Tradisi ini menunjukkan hubungan yang sangat erat antara dunia orang hidup dan dunia arwah, di mana para leluhur yang dihormati tetap menjadi bagian dari kehidupan komunal.

2. Pohon Tarra, Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tana Toraja dikenal luas dengan ritual pemakamannya yang megah. Namun, ada satu tradisi khusus untuk bayi yang meninggal dunia. Dalam upacara yang disebut "Pasil", jenazah bayi akan dimakamkan di dalam sebuah lubang yang dibuat pada batang Pohon Tarra yang besar. Pohon ini kemudian akan terus tumbuh, seolah-olah membesarkan sang bayi bersama alam.

3. Sarkofagus Batu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Di Sumbawa, terdapat empat situs pemakaman kuno yang menggunakan sarkofagus atau peti jenazah dari batu. Setiap sarkofagus dihiasi dengan ukiran yang berbeda-beda, yang diyakini memiliki makna filosofis tersendiri. Beberapa ukiran yang ditemukan berbentuk wajah manusia dan alat kelamin, yang mungkin melambangkan siklus kehidupan dan kesuburan.

4. Pemakaman Trunyan, Kintamani, Bali

Berbeda dari kebanyakan masyarakat Bali yang melakukan upacara Ngaben (kremasi), masyarakat di Desa Trunyan memiliki cara yang sangat unik. Jenazah tidak dikubur atau dibakar, melainkan diletakkan begitu saja di atas tanah di bawah sebuah pohon bernama Taru Menyan. Anehnya, jenazah-jenazah ini tidak mengeluarkan bau busuk. Ada aturan ketat dalam tradisi ini: jenazah yang dimakamkan di sana haruslah orang yang meninggal secara wajar, sudah menikah, dan anggota tubuhnya masih lengkap. Selain itu, jumlah jenazah yang diletakkan di bawah pohon tidak boleh lebih dari sebelas.

Halaman Selanjutnya
img_title