Bersopan Santun Ala Budaya Negara Lain
- Freepik / Freepik katemangostar
Uniknya, gerakan “wai” ini juga bisa ditemui dalam bentuk patung yang menyambut orang-orang di depan sebuah toko atau restauran lho! Satu hal lagi tentang “wai”, kita bisa melakukannya tidak hanya untuk memberi salam ke orang yang lebih tua tetapi juga sebagai gestur untuk berterima kasih, meminta maaf, dan sebagai gerakan untuk ibadah para penganut agama buddha.
3. Jeol (Korea Selatan)
Mungkin sebagian dari kalian sudah tahu bahwa warga Korea Selatan identik dengan salamnya yang membungkukkan badan. Membungkukkan badan 15 hingga 90 derajat di Korea Selatan disebut sebagai “jeol”. “Jeol” dilakukan sebagai tanda salam, berterima kasih, dan juga meminta maaf. Orang-orang sana percaya bahwa semakin membungkuk “jeol” yang kalian lakukan, maka penghormatan yang kalian tunjukkan semakin besar.
Di Korea Selatan, biasanya “jeol” juga dilakukan saat perayaan tahun baru lunar (seollal). Untuk laki-laki, melakukan “jeol” dengan cara meletakkan tangan kiri diatas tangan kanan lalu menunduk perlahan-lahan hingga tampak seperti sujud setelah itu kembali berdiri. Sementara itu, untuk perempuan bisa dengan meletakkan tangan kiri diatas tangan kanan dan ditempelkan di dahi lalu menunduk pelan-pelan sambil kaki bersiap untuk duduk bersila.
Konsep Membungkuk yang Sama di Korea Selatan dan Jepang
- https://www.freepik.com/free-photo/japanese-business-concept-with-business-partners_22551575.htm
4. Ojigi (Jepang)
Sama halnya dengan Korea Selatan, Jepang juga memiliki salam yang mirip disebut “ojigi”. Dengan cara membungkukkan badan berhadapan dengan lawan bicara. Bedanya dari “jeol” milik Korea Selatan, “ojigi” memiliki empat jenis yaitu eshaku, senrei, saikeirei, dan shazai. Perbedaan ini ternyata berdasarkan konteks atau alasan membungkukkan badan dan kepada siapa kita membungkukkan badan.
Berikut ini penjelasan singkatnya, eshaku (membungkuk ringan dan derajat kemiringannya 15°), senrei (membungkuk sekitar 30°), saikeirei (membungkukkan badan 45°), dan shazai (membungkukkan badan untuk meminta maaf setelah melakukan kesalahan fatal).
Ternyata walaupun dengan latar belakang negara dan budayanya yang berbeda-beda, memberi salam penting untuk semuanya ya. Karena tak hanya sebagai cara untuk menyapa saja tetapi juga gestur berterima kasih, bahkan meminta maaf. Kalau kalian lebih sering menjumpai salam yang seperti apa di kehidupan sehari-hari?