5 Jajanan Tradisional Rendah Kalori yang Bisa Jadi Teman Diet
- https://unsplash.com/id/foto/close-up-nampan-makanan-di-atas-meja-laYubjf8pOU
Kuliner, VIVA Banyuwangi – Menjaga berat badan ideal bukan berarti harus mengorbankan kenikmatan makan. Bagi pecinta kuliner Nusantara, kabar baiknya adalah Indonesia punya banyak jajanan tradisional yang ternyata rendah kalori. Camilan ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga aman dikonsumsi bagi yang sedang diet, asalkan porsinya terkontrol.
Dilansir dari Halodoc, jajanan tradisional berikut memiliki kandungan kalori relatif rendah, sehingga bisa menjadi pilihan camilan sehat tanpa rasa bersalah. Meski begitu, tetap ingat bahwa kunci diet sehat adalah mengatur jumlah dan frekuensi konsumsi.
Kue Putu Ayu
Kue putu ayu adalah kue kukus berwarna hijau dengan taburan kelapa parut di bagian atasnya. Terbuat dari tepung terigu, telur, gula, santan, dan daun pandan sebagai pewarna alami, satu buah kue ini mengandung sekitar 26 kalori saja.
Klepon
Klepon adalah bola ketan hijau berisi gula merah cair yang meletup saat digigit, lalu dilapisi kelapa parut. Dalam satu buah klepon, terdapat sekitar 110 kalori.
Getuk
Getuk berasal dari singkong yang direbus, dihaluskan, dan dicampur dengan sedikit gula serta kelapa parut. Satu potong getuk hanya mengandung sekitar 61 kalori, sehingga tergolong ringan untuk ukuran camilan berbahan karbohidrat.
Asinan
Asinan merupakan campuran sayur atau buah yang direndam dalam kuah bercita rasa asam, manis, dan sedikit pedas. Per porsi asinan mengandung sekitar 148 kalori.
Lemper
Lemper adalah camilan berbahan ketan yang diisi ayam suwir berbumbu, lalu dibungkus daun pisang. Satu buah lemper memiliki sekitar 133 kalori.
Mengapa Jajanan Ini Cocok untuk Diet?
Berdasarkan penjelasan Halodoc, kelima jajanan ini memiliki karakteristik yang mendukung program diet:
¾ Rendah kalori, rata-rata di bawah 150 kalori per porsi.
¾ Bahan alami, minim pengawet dan pewarna buatan.
¾ Cara pengolahan sehat, banyak yang direbus atau dikukus, bukan digoreng.
¾ Rasa bervariasi, dari manis, gurih, hingga asam segar, sehingga tidak membosankan.
Meski rendah kalori, penting untuk tetap memperhatikan porsi. Makan terlalu banyak camilan, meskipun sehat, tetap bisa menambah asupan kalori harian secara signifikan.