Penyebab Nastar Retak dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi penyebab nastar retak dan tidak mengkilap
Sumber :
  • x.com/@FOODFESS2

Kuliner, VIVA Banyuwangi – Kue nastar memang menjadi salah satu hidangan ikonik pada saat perayaan Idul Fitri. Meskipun rasanya sangat penting, tampilan luar kue ini juga tidak kalah krusial untuk menarik perhatian tamu. Kue nastar yang cantik dengan permukaan yang halus, bulat sempurna, dan lapisan kuning telur yang mengkilap adalah dambaan setiap ibu rumah tangga.

16 Film Indonesia Tersedih yang Menguras Air Mata, Siapkan Tisu!

Namun, seringkali nastar yang dihasilkan memiliki permukaan yang retak dan tidak cantik. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang bisa menyebabkan masalah ini dan tips untuk menghindarinya.

Kesalahan yang Membuat Nastar Retak

1. Mengoles Kuning Telur Terlalu Awal

Resep Bubur Sagu Mutiara yang Manis dan Legit

Salah satu kesalahan terbesar adalah mengoleskan kuning telur pada nastar sebelum memanggang. Ini menyebabkan lapisan kuning telur tidak dapat menutupi retakan yang muncul selama proses pemanggangan.

2. Adonan Terlalu Lembek

10 Film Komedi Horor Indonesia 5 Tahun TerakhirTakut Sekaligus Ngakak!

Rasio antara tepung dan mentega sangat penting. Jika adonan terlalu lembek, kue akan melebar saat dipanggang, mengakibatkan retakan pada permukaan. Pastikan Anda menggunakan resep yang akurat untuk mendapatkan perbandingan yang tepat.

3. Selai Nanas Terlalu Lemah

Isi selai nanas yang terlalu basah juga bisa menyebabkan nastar pecah saat dipanggang. Selai yang berair dapat meletup dan merusak penampilan kue kering Anda.

Tips Untuk Nastar Cantik dan Mengkilap

Untuk memastikan nastar Anda mendapati penampilan yang sempurna, simak tips berikut:

1. Panggang Tanpa Olesan Awal

Panggang nastar dalam keadaan tanpa olesan kuning telur hingga setengah matang. Setelah kue mengembang dan menunjukkan retakan, barulah oles dengan kuning telur. Ini akan menutupi retakan yang ada dan membuatnya terlihat lebih mulus.

2. Selai Nanas yang Tepat

Pastikan selai nanas yang Anda gunakan tidak berair. Setelah dimasak, tiriskan selai di atas saringan sebelum digunakan untuk mengisi nastar.

3. Pengolesan yang Lembut

Gunakan kuas yang lembut untuk mengoles kuning telur. Hindari kuas berbentuk runcing yang dapat merontokkan kulit luar kue.

4. Oleskan Dua Kali

Untuk mencapai hasil yang lebih mengkilap, oleskan kuning telur dua kali. Oles satu loyang penuh terlebih dahulu, lalu kembali oles ke panel awal kue.

5. Oleskan Merata

Jangan lupa untuk mengoles bagian bawah yang menempel pada loyang agar warna kuningnya merata dan tidak belang.

6. Panggang Kembali Untuk Finishing

Setelah dioles, panggang kembali nastar hingga matang. Ini akan memastikan permukaan kue tampak cantik dan mengkilap.

Memiliki nastar yang cantik dan tampak menggiurkan merupakan kebanggaan tersendiri, terutama saat menyambut tamu di hari Raya. Dengan mengetahui kesalahan umum yang bisa terjadi dan mengikuti tips untuk mempercantik tampilan nastar, Anda dapat menyajikan kue lembut dan berkilau ini dengan bangga.

Jadi, siapkan bahan-bahan Anda dan selamat berkreasi! Semoga nastar yang Anda buat menjadi salah satu daya tarik di meja hidangan saat Idul Fitri nanti. Selamat mencoba!