Air Akuarium Mendadak Keruh? Ini Cara Ampuh Mengatasinya!
- https://www.pexels.com/photo/fishes-in-the-aquarium-15153858/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Punya akuarium di rumah memang bikin suasana jadi adem dan menyenangkan, apalagi lihat ikan-ikan berenang santai. Tapi, gimana kalau tiba-tiba airnya berubah jadi keruh padahal baru aja dibersihin? Tenang, masalah ini umum kok dialami para pecinta akuarium, dan solusinya nggak serumit yang kamu kira! Yuk, simak cara mudah biar air akuariummu kembali jernih dan ikan tetap sehat.
Air Akuarium Keruh Putih atau Abu-Abu
Penyebab:
Biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri, yang sering muncul karena sisa makanan, tumbuhan mati, atau kotoran ikan yang menumpuk. Kondisi ini bikin kadar oksigen dalam air menurun, jadi pastikan kamu meningkatkan aerasi sampai masalahnya teratasi.
Cara Mengatasinya:
Lakukan penggantian air sebagian seperti biasa dan pastikan kamu juga pakai gravel vacuum saat membersihkan.
Pencegahan:
Bersihkan akuarium secara rutin dan jangan memberi makan ikan berlebihan.
Air Akuarium Keruh Kuning atau Cokelat
Penyebab:
Biasanya disebabkan oleh sisa-sisa organik yang membusuk (ikan mati, tanaman busuk, atau sisa makanan). Kalau kamu pakai tanaman hidup, bisa jadi air keruh disebabkan oleh tanaman yang mengandung zat tannin, seperti kayu apung. Tapi tenang, tannin ini tidak berbahaya kok buat ikan! Selain itu, air keruh juga bisa disebabkan oleh kadar amonia atau nitrit yang terlalu tinggi dan ini berbahaya, ya!
Cara Mengatasinya:
Kalau penyebabnya sisa-sisa organik, segera bersihkan akuarium dan gunakan gravel vacuum. Kalau karena tannin, kamu bisa menambahkan karbon aktif ke filter. Memang nggak bisa 100% hilang, tapi lumayan bisa mengurangi kadar tannin. Kalau penyebabnya amonia atau nitrit, segera tes air kamu. (Test kit bisa kamu beli di toko ikan hias atau secara online.)
Ganti minimal 50% air di akuarium, lalu cek ulang kadar air setelahnya.
Pencegahan:
Rendam kayu apung dalam air panas beberapa jam sebelum kamu memasukkannya ke dalam akuarium. Pastikan kamu rutin membersihkan sisa makanan, tanaman, atau ikan yang membusuk. Kalau kadar amonia tinggi, gunakan water conditioner, dan pastikan filter kamu cukup kuat dan sesuai ukuran akuarium. Lakukan penggantian air rutin, jangan overfeeding, dan jangan memelihara ikan melebihi kapasitas akuarium.