Park Ji Hoon Menangis Setelah Selesai Syuting Adegan Final Weak Hero Class 2, Ada Apa?
- https://x.com/kdrama_menfess/status/1916469759274607050/photo/1
Drakor, VIVA Banyuwangi – Serial hits Weak Hero Class 2 yang dibintangi Park Ji Hoon sedang mendominasi Netflix dan mendapatkan pujian global sejak dirilis pada 25 April lalu. Tidak hanya berhasil menempati posisi Top 5 di berbagai negara seperti India, Inggris, Thailand, dan Filipina, tetapi juga menyentuh hati penonton berkat penampilan akting luar biasa dari cast-nya. Di balik kesuksesan ini, terdapat momen emosional dari sang pemeran utama, Park Ji Hoon, yang mengungkapkan bahwa ia menangis usai syuting adegan terakhir.
Emosi Sang Aktor Saat Momen Penting di ‘Weak Hero Class 2’
Dalam wawancara eksklusif dengan The Korea Times pada 28 April, Park Ji Hoon mengungkapkan perasaan mendalamnya setelah menamatkan proses syuting adegan penutup yang penuh makna. Ia memerankan karakter Yeon Si Eun, yang mengalami perkembangan karakter besar selama serial ini, terutama dalam perjuangannya melawan para pembully dan dalam membangun ikatan persahabatan yang hangat.
Salah satu momen paling emosional dari musim kedua adalah saat Yeon Si Eun akhirnya bertemu kembali dengan sahabat dekatnya, Ahn Su Ho (Choi Hyun Wook), setelah coma. Adegan ini sangat menyentuh hati, di mana mereka menatap satu sama lain dengan penuh keharuan dan mata penuh air mata, mengekspresikan beragam perasaan yang sulit diungkapkan kata-kata.
Pengalaman Emosional Park Ji Hoon di Set
Park Ji Hoon mengatakan bahwa suasana hati setelah pengambilan gambar adegan tersebut terus terbawa hingga ia merasa sangat tersentuh. Ia menambahkan, “Emosi itu terus bertahan setelah syuting selesai. Melihat senyuman terakhir Si Eun, aku merasa ini adalah puncak dari perjuangannya selama ini.” Ia juga membeberkan bahwa seluruh tim produksi, dari sutradara hingga kru, turut merasakan momen yang sangat istimewa tersebut, dan semua berharap bisa memperlihatkan sisi terbaik karakter Yeon Si Eun.
Lebih jauh, aktor muda ini mengenang saat-saat akhir syuting, di mana kenangan dari musim pertama dan kedua, serta pengalaman di lokasi syuting, tiba-tiba muncul. Ia menyatakan bahwa perasaan yang membuncah membuatnya tak mampu menahan air mata, menandakan seberapa dekat dia dengan karakter yang diperankannya.