Tips Mengolah Rebung Bambu Kuning Hilangkan Bau dan Pahit

Ilustrasi rebung muda segar untuk masakan
Sumber :
  • https://www.istockphoto.com/id/foto/rebung

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Rebung bambu kuning merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat mengonsumsinya seperti meningkatkan daya tahan tubuh, antioksidan dan antikanker alami, menjaga kesehatan jantung, dan banyak lainnya.

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Rebung sendiri memiliki bau yang cukup kuat, selain itu juga terasa pahit jika salah dalam pengolahannya. Tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa tips mengolah rebung sebelum memasaknya menjadi hidangan lezat.

1.     Pilih Rebung Segar

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

Memilih rebung mentah yang masih muda dan segar merupakan langkah paling penting sebelum mengolahnya menjadi hidangan. Hindari rebung yang sudah tua atau terdapat noda berwarna coklat di dalamnya.

Memilih tunas bambu kuning yang masih segar dan berkualitas bisa dilakukan dengan merasakan teksturnya yang empuk dan serat belum terlihat. Untuk memastikan rebung masih muda dan segar, pastikan juga bagian pangkalnya memiliki warna hijau.

img_title Honda Gold Wing, Raja Touring dengan Airbag Bawaan

2.     Rendam Air Garam

Merendam tunas bambu menggunakan air garam bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan bau tidak sedap maupun rasa pahit. Tunas bambu segar bisa direndam air garam selama 30 menit sebelum dicuci menggunakan air biasa.

Setelah direndam menggunakan air garam dan dicuci bersih, selanjutnya bisa langsung memasak rebung sesuai selera. Beberapa metode memasak yang sering digunakan seperti direbus, dikukus, atau dimasak dengan berbagai resep.

3.     Cuci Air Dingin

Tips selanjutnya mengolah tunas bambu adalah dengan mencuci dan membersihkannya menggunakan air dingin. Mencuci tunas rebung perlu dilakukan dengan hati-hati sehingga tidak rusak, selanjutnya keringkan menggunakan lap bersih.

4.     Rendam Larutan Kapur Sirih

Mungkin tidak banyak orang mengetahui jika larutan kapur sirih bisa digunakan untuk menghilangkan aroma tidak sedap maupun rasa pahit dari tunas bambu. Tidak hanya itu, cara ini juga menghasilkan tekstur rebung terbaik untuk diolah menjadi berbagai menu lezat.

Metode ini hanya membutuhkan sedikit kapur sirih yang dicampur air bersih. Kemudian rendam tunas bambu dalam air kapur sirih selama beberapa menit sebelum membilasnya hingga bersih menggunakan air bersih.

5.     Tambah Asam Jawa

Tips menghilangkan bau tidak sedap pada tunas bambu juga bisa menggunakan asam jawa. Caranya cukup mudah, tinggal menambahkan beberapa tetes air asam jawa pada rendaman rebung, biarkan selama 30 menit sebelum membilas dan mengeringkannya dengan lap.

6.     Tambah Air Jeruk Nipis

Selain asam jawa, bisa juga menggunakan air jeruk nipis untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada tunas bambu. Caranya dengan mencampur perasan jeruk nipis dalam rendaman rebung selama 30 menit, bilas dengan air bersih, dan keringkan sebelum mengolahnya.

7.     Rebus sampai Empuk

Cara mengolah rebung untuk menghilangkan bau tidak sedap dan rasa pahit bisa dengan merebusnya hingga empuk. Jika sudah memiliki tekstur lembut, buang air rebusan rebung sebab di dalamnya terdapat zat beracun berbahaya.

8.     Teknik yang Tepat

Perlu diketahui jika teknik memasak rebung yang tepat dapat membantu menjaga aroma khas saat diolah menjadi berbagai hidangan. Tekniknya dengan memasak menggunakan api kecil dan panci tertutup sehingga aromanya tetap khas tanpa khawatir menjadi tidak sedap.

Rebung merupakan bahan makanan yang memiliki manfaat tinggi untuk kesehatan, namun perlu pengolahan secara tepat agar tidak bau dan terasa pahit. Kini tidak perlu khawatir lagi sebab ada beberapa cara mudah untuk mengatasinya.