Masih Minum Obat Sembarang? Ini Risikonya!
- https://www.freepik.com/free-photo/woman
4. Percaya Mitos “Semakin Banyak, Semakin Cepat Sembuh”
Ada anggapan bahwa minum obat dalam dosis lebih besar akan mempercepat kesembuhan. Dilansir dari Farmaplus.co.id, mengonsumsi obat terlalu banyak tanpa ada anjuran dari tenaga kesehatan adalah kesalahan fatal karena setiap obat memiliki batas dosis aman.
Melebihi dosis yang dianjurkan bisa menyebabkan efek samping serius, keracunan bahkan kematian. Parasetamol contohnya, meskipun termasuk kedalam obat bebas, pemakaiannya yang berlebihan bisa mengakibatkan kerusakan hati yang fatal yang bisa menimbulkan kematian.
5. Mengonsumsi Lebih dari Satu Obat yang Memiliki Potensi Interaksi Berbahaya Secara Bersamaan
Banyak orang yang mengonsumsi beberapa obat sekaligus tanpa mempertimbangkan kemungkinan interaksi obat. Menurut Indonesian Journal of Clinical Pharmacy beberapa kombinasi obat bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya atau menurunkan efektivitas pengobatan.
Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) + hiperkolesterolemia (tingginya kadar kolesterol dalam darah) dengan kombinasi Amlodipin + Simvastatin, apabila diminum di waktu yang sama, akan menyebabkan interaksi diantara kedua obat tersebut, menyebabkan Rhabdomyolysis yang berakibat fatal.
6. Menggunakan Obat Kadaluarsa
Sebagian orang masih menyimpan dan menggunakan obat yang sudah melewati tanggal kadaluarsa, dengan anggapan bahwa obat masih bisa digunakan. Dilansir dari artikel yang diterbitkan oleh FIKES Universitas Duta Bangsa Surakarta, efektivitas obat kadaluarsa bisa menurun, dan dalam beberapa kasus, zat aktifnya dapat berubah menjadi senyawa beracun.
Pastikan selalu memeriksa tanggal kadaluarsa sebelum mengonsumsi obat apa pun.
7. Menggunakan Obat Tanpa Membaca Aturan Pakai
Banyak orang langsung mengonsumsi obat tanpa membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan atau brosur obat. Padahal, informasi tersebut sangat penting untuk mengetahui dosis, cara konsumsi, dan efek samping yang mungkin terjadi.
Menurut Dr. rer. nat. Saptono Hadi, S.Si., M.Si., Apt (Kaprodi S1 Farmasi FMIPA Universitas Sebelas Maret), mengabaikan aturan pakai bisa menyebabkan penggunaan yang tidak tepat, seperti overdosis atau efek samping yang tidak diinginkan.
Jangan anggap sepele aturan minum obat, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar bagi kesehatan. Kesadaran dan kehati-hatian dalam penggunaan obat adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Jika ragu, konsultasikan dengan Apoteker atau Dokter sebelum mengonsumsi obat.