Tips Mengupas Bawang Agar Tidak Perih di Mata
- Freepik: @stockking
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Mengupas bawang seringkali menjadi salah satu tantangan paling menyebalkan di dapur. Pengalaman mata terasa perih, berair, bahkan hingga meneteskan air mata adalah hal yang umum terjadi. Reaksi tak nyaman ini dipicu oleh senyawa kimia yang terkandung dalam bawang, terutama syn-Propanethial-S-oxide. Senyawa ini dilepaskan ke udara dalam bentuk gas saat sel-sel bawang terpotong atau terkelupas, kemudian bereaksi dengan kelembaban di mata, menyebabkan sensasi terbakar dan iritasi.
Namun, jangan biarkan bawang mengalahkan Anda! Ada beberapa metode efektif yang dapat diterapkan untuk meminimalkan pelepasan gas iritan ini dan mengupas bawang dengan lebih nyaman.
Berikut adalah enam strategi jitu yang bisa Anda coba untuk mengucapkan selamat tinggal pada drama air mata di dapur:
1. Manfaatkan Suhu Dingin: Masukkan Bawang ke Freezer
Salah satu cara paling ampuh adalah dengan mendinginkan bawang sebelum dikupas. Masukkan bawang ke dalam freezer selama sekitar 10 hingga 15 menit. Suhu sangat rendah secara signifikan memperlambat aktivitas enzim dalam bawang yang bertanggung jawab memproduksi gas syn-Propanethial-S-oxide. Dengan melambatnya reaksi kimia ini, jumlah gas yang menguap ke udara saat bawang dipotong atau dikupas akan jauh berkurang, membuat mata Anda lebih aman dari iritasi.
2. Singkirkan Sumber Utama Iritasi: Potong Ujung dan Pangkal Bawang
Area pangkal (dekat akar) dan ujung bawang dikenal memiliki konsentrasi enzim penghasil gas iritan yang lebih tinggi. Memulai proses dengan memotong kedua bagian ini sekitar 1-2 cm sebelum mengupas lapisan luar adalah langkah cerdas. Dengan menghilangkan area yang paling "berbahaya" terlebih dahulu, Anda secara proaktif mengurangi pelepasan gas ke lingkungan sekitar saat proses pengupasan dimulai, sehingga mengurangi risiko mata perih.
3. Netralkan Gas dengan Air Panas: Rendam Bawang dalam Air Mendidih
Metode ini bekerja dengan prinsip kelarutan gas. Merendam bawang sebentar dalam air mendidih selama 1 hingga 2 menit dapat membantu menetralkan atau melarutkan sebagian besar gas iritan yang ada di permukaan bawang. Gas yang menyebabkan mata perih mudah menyatu dengan air panas. Penting untuk tidak merendam terlalu lama agar tekstur bawang tetap segar dan tidak menjadi lembek. Setelah direndam singkat, bawang akan lebih aman dikupas tanpa menimbulkan iritasi hebat.
4. Hindari Area Konsentrasi Tinggi: Kupas dari Lapisan Atas
Kebanyakan orang cenderung mengupas bawang dari bagian bawah atau samping yang dekat dengan akar. Padahal, area akar adalah tempat gas iritan paling terkonsentrasi. Cobalah mengubah kebiasaan dengan memulai mengupas dari bagian atas bawang, yaitu sisi yang berlawanan dengan akar. Lapisan terluar di area atas cenderung lebih tipis dan mengandung lebih sedikit senyawa iritan. Memulai dari sana mengurangi paparan langsung terhadap gas kuat yang banyak terdapat di bagian bawah.
5. Permudah Pengupasan, Kurangi Gesekan: Buat Sayatan di Lapisan Atas
Sebelum mulai mengupas, buat sayatan melingkar dangkal atau beberapa sayatan vertikal kecil di bagian atas bawang. Teknik ini mungkin terdengar sepele, tetapi sangat membantu mempermudah pelepasan lapisan terluar bawang. Dengan lapisan luar yang lebih mudah dilepas, Anda mengurangi kebutuhan untuk memanipulasi atau "memaksa" pengupasan, terutama di area dekat akar. Hal ini secara tidak langsung mengurangi pelepasan gas iritan dan mempercepat proses pengupasan secara keseluruhan.
6. Bilas Sisa Gas: Bilas Bawang dengan Air Dingin Setelah Dikupas
Setelah bawang berhasil dikupas, jangan langsung berpuas diri. Bilas bawang yang sudah bersih dengan air dingin mengalir. Langkah terakhir ini berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa gas iritan yang mungkin masih menempel di permukaan bawang. Air dingin membantu menetralkan senyawa tersebut atau membilasnya. Dengan memastikan bawang benar-benar bebas dari residu gas, Anda dapat melanjutkan proses memotong bawang untuk memasak tanpa khawatir mata kembali terasa perih.
Dengan mengintegrasikan satu atau lebih strategi ini ke dalam rutinitas persiapan dapur Anda, aktivitas mengupas bawang yang sebelumnya penuh drama air mata dapat diubah menjadi tugas yang jauh lebih nyaman dan efisien. Eksperimenlah untuk menemukan metode mana yang paling efektif bagi Anda, dan nikmati pengalaman memasak yang lebih bebas gangguan.