Benda Kecil di Rumah yang Jarang Dibersihkan Tapi Kotor
- https://aquaelektronik.com/upload_files/1/e452b3387e-remote-tv.png
Viva Banyuwangi – Di rumah, ada banyak benda kecil yang sering kita anggap remeh dalam kebersihannya. Meskipun ukurannya kecil, benda-benda ini bisa menjadi sarang kuman dan debu yang terkumpul seiring waktu. Dalam artikel ini, kita akan membahas benda-benda kecil di rumah yang sering terabaikan tapi sebenarnya sangat kotor, dan cara membersihkannya.
1. Remote TV
Remote TV adalah salah satu benda yang sering kita pegang tanpa terlalu memperhatikan kebersihannya. Penelitian dalam Journal of Hospital Infection menunjukkan bahwa remote TV bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, seperti E. coli dan Staphylococcus aureus, karena sering digunakan tanpa cuci tangan (Baumgartner et al., 2012). Untuk membersihkannya, gunakan kain mikrofiber yang sedikit dibasahi dengan pembersih ringan atau alkohol untuk menghapus kuman dan debu yang menempel.
Manfaat:
1. Mengurangi risiko bakteri
2. Memastikan kebersihan benda yang sering digunakan
2. Tuas Pintu dan Pegangan
Pintu dan pegangan adalah benda yang paling sering disentuh oleh semua anggota keluarga. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Environmental Health Perspectives, tuas pintu adalah salah satu tempat yang paling kotor di rumah karena sering terkena tangan yang tidak selalu bersih (Auerbach et al., 2014). Untuk membersihkan tuas pintu, cukup gunakan lap yang dibasahi dengan campuran air dan pembersih rumah tangga yang aman.
Manfaat:
1. Menghindari penularan kuman
2. Menjaga kebersihan area yang sering disentuh
3. Gagang Kulkas dan Microwave
Gagang kulkas dan microwave sering kali terabaikan dalam kegiatan membersihkan dapur. Sebuah studi dalam International Journal of Food Science and Technology menunjukkan bahwa gagang peralatan dapur dapat mengumpulkan kuman dari tangan yang kotor, terutama setelah menyentuh bahan makanan mentah (Sanchez et al., 2015). Cukup bersihkan gagang-gagang ini dengan alkohol atau pembersih berbahan dasar alami secara teratur.
Manfaat:
1. Mencegah penularan bakteri dari bahan makanan
2. Menjaga alat dapur tetap higienis
4. Penyaring Air (Water Filter)
Penyaring air yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan jamur. Penelitian dalam Science of the Total Environment menunjukkan bahwa filter air yang tidak dibersihkan secara rutin dapat menampung mikroorganisme berbahaya yang dapat mencemari air bersih yang kita konsumsi (Nguyen et al., 2016). Pastikan untuk membersihkan penyaring air secara rutin sesuai dengan petunjuk produsen.