Bukan Babi, Bukan Berang-berang, Tapi Capybara

Bukan Babi, Bukan Berang-berang, Tapi Capybara
Sumber :
  • https://www.chesterzoo.org/animals/capybara

Keduanya termasuk dalam subfamili Hydrochoerinae bersama dengan hewan pengerat seperti rock cavy, dan sebelumnya dikelompokkan dalam famili khusus yaitu Hydrochoeridae.

img_title 5 Alasan Gila Kenapa Lagu TikTok Indonesia Bikin Dunia Ketagihan

Capybara hidup dalam kelompok kecil hingga besar, bahkan bisa mencapai 40 ekor. Mereka menghuni padang rumput, hutan hujan tropis, dan lahan basah. Keunikan terbesar capybara adalah adaptasinya terhadap kehidupan semi-akuatik. Dengan kaki berselaput serta mata, telinga, dan hidung yang berada di bagian atas kepala, capybara dapat mengintai predator saat tubuh mereka sebagian besar terendam di air.

Dalam dunia liar, capybara menjadi mangsa alami bagi jaguar, puma, caiman, dan anaconda. Anak-anak capybara juga menjadi buruan burung pemangsa, ular boa, dan rubah pemakan kepiting.

img_title 8 Fakta Unik Tentang Sapi yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Untuk bertahan hidup, mereka sering aktif saat fajar dan senja, tergantung pada tekanan predator dan musim. Mereka juga dikenal sebagai perenang ulung, menyerupai berang-berang dalam hal kemampuan air.

Sebagai hewan herbivora, capybara memakan tanaman air dan rumput. Namun, karena rumput sulit dicerna, mereka menjalani proses koprofagi memakan kotorannya sendiri di pagi hari yang kaya protein, untuk mendaur ulang nutrisi. Seperti pengerat lainnya, gigi capybara terus tumbuh, sehingga perlu terus diasah melalui aktivitas mengunyah.

img_title 7 Fakta Unik tentang Kupu-Kupu yang Mungkin Belum Anda Ketahui!

Capybara betina biasanya melahirkan empat hingga lima anak per tahun. Meskipun secara umum populasinya stabil, di beberapa wilayah mereka terancam oleh perburuan, terutama untuk kulitnya, dan populasi lokal bisa terhapus.

Capybara memiliki sejarah evolusi yang kompleks. Fosil-fosil seperti Cardiatherium dan Neochoerus dulunya diklasifikasikan sebagai spesies berbeda berdasarkan bentuk gigi, namun sekarang dianggap sebagai variasi usia dari satu spesies. Studi terbaru menunjukkan bahwa perubahan bentuk molar selama masa hidup individu membuat identifikasi spesies fosil menjadi menantang, menyebabkan revisi besar dalam klasifikasi capybara purba.

Selain popularitas ilmiahnya, capybara menjadi ikon budaya populer, terutama di Jepang dan internet. Di Izu Shaboten Zoo, Jepang, capybara mendapat perlakuan khusus berupa pemandian air panas, yang kemudian viral di media sosial. Mereka bahkan menginspirasi karakter anime Kapibara-san dan deretan produk boneka.

Dalam budaya internet, capybara menjadi meme viral, sering dipasangkan dengan lagu “After Party” oleh Don Toliver. Di Argentina, mereka bahkan menjadi simbol perjuangan kelas dalam peristiwa sosial di kawasan elit Nordelta pada 2022.

Halaman Selanjutnya
img_title