Bukan Babi, Bukan Berang-berang, Tapi Capybara

Bukan Babi, Bukan Berang-berang, Tapi Capybara
Sumber :
  • https://www.chesterzoo.org/animals/capybara

Fakta Unik, VIVA Banyuwangi – Capybara (Hydrochoerus hydrochaeris) adalah mamalia unik dan memesona yang sering dijuluki sebagai "tikus raksasa" atau "babi air". Hewan ini merupakan spesies pengerat terbesar di dunia, dengan panjang tubuh bisa mencapai 1,3 meter dan berat hingga 79 kilogram. Capybara merupakan hewan asli Amerika Selatan dan ditemukan di berbagai habitat basah dari Panama hingga Argentina.

img_title Jepang Bukan Cuma Soal Anime! Ini 5 Fakta Menarik yang Bikin Kamu Makin Kagum

Capybara mungkin terlihat seperti gabungan antara marmut dan babi, tapi jangan tertipu hewan ini adalah tikus terbesar di dunia! Dengan tubuh cokelat pendek, moncong tumpul, kaki pendek, telinga kecil, dan hampir tanpa ekor, capybara benar-benar punya tampilan yang unik dan menggemaskan.

Makhluk pemalu ini hidup berkelompok di tepi danau dan sungai, biasanya dalam suasana damai dan tenang. Mereka lebih suka beraktivitas di pagi dan sore hari, sementara siang mereka habiskan untuk bersantai alias rebahan di bawah rindangnya vegetasi. Mungkin kalau ada versi hewan dari “soft life”, capybara sudah jadi maskotnya.

img_title Fakta Unik Kura-Kura yang Menakjubkan

Sebagai vegetarian sejati, mereka senang menyantap tumbuhan air, rumput, dan kadang-kadang ikut berpesta di ladang semangka, jagung, atau labu milik petani. Di sinilah capybara bisa berubah dari hewan lucu jadi hama kecil-kecilan, meskipun tetap susah dibenci.

Kemampuan mereka berenang dan menyelam sangat luar biasa. Dengan tubuh mirip perenang profesional, capybara sering menggunakan air sebagai pelarian dari predator seperti jaguar dan anaconda. Begitu terancam, mereka langsung nyebur dan ngilang kayak ninja!

img_title Fakta Unik Strawberry Moon, Apakah Bulan Berbentuk Strawberry?

Soal keluarga, capybara betina melahirkan satu kali dalam setahun, biasanya melahirkan 3 hingga 8 bayi setelah masa kehamilan sekitar 100–110 hari. Bayi-bayi ini langsung bisa ikut berenang dalam beberapa hari hewan keluarga yang kompak dari lahir!

Meski terlihat sederhana, kehidupan capybara ternyata penuh strategi: aktif saat aman, rebahan saat panas, berenang saat bahaya. Mungkin kita semua bisa belajar sedikit dari gaya hidup santai dan efisien capybara.

Terdapat Dua Spesies dalam Genus Hydrochoerus:

Capybara besar (H. hydrochaeris), yang lebih dikenal dan menyebar luas.

Capybara kecil (H. isthmius), yang berukuran lebih kecil (sekitar 1 meter panjang dan berat 28 kg).

Keduanya termasuk dalam subfamili Hydrochoerinae bersama dengan hewan pengerat seperti rock cavy, dan sebelumnya dikelompokkan dalam famili khusus yaitu Hydrochoeridae.

Capybara hidup dalam kelompok kecil hingga besar, bahkan bisa mencapai 40 ekor. Mereka menghuni padang rumput, hutan hujan tropis, dan lahan basah. Keunikan terbesar capybara adalah adaptasinya terhadap kehidupan semi-akuatik. Dengan kaki berselaput serta mata, telinga, dan hidung yang berada di bagian atas kepala, capybara dapat mengintai predator saat tubuh mereka sebagian besar terendam di air.

Dalam dunia liar, capybara menjadi mangsa alami bagi jaguar, puma, caiman, dan anaconda. Anak-anak capybara juga menjadi buruan burung pemangsa, ular boa, dan rubah pemakan kepiting.

Untuk bertahan hidup, mereka sering aktif saat fajar dan senja, tergantung pada tekanan predator dan musim. Mereka juga dikenal sebagai perenang ulung, menyerupai berang-berang dalam hal kemampuan air.

Sebagai hewan herbivora, capybara memakan tanaman air dan rumput. Namun, karena rumput sulit dicerna, mereka menjalani proses koprofagi memakan kotorannya sendiri di pagi hari yang kaya protein, untuk mendaur ulang nutrisi. Seperti pengerat lainnya, gigi capybara terus tumbuh, sehingga perlu terus diasah melalui aktivitas mengunyah.

Capybara betina biasanya melahirkan empat hingga lima anak per tahun. Meskipun secara umum populasinya stabil, di beberapa wilayah mereka terancam oleh perburuan, terutama untuk kulitnya, dan populasi lokal bisa terhapus.

Capybara memiliki sejarah evolusi yang kompleks. Fosil-fosil seperti Cardiatherium dan Neochoerus dulunya diklasifikasikan sebagai spesies berbeda berdasarkan bentuk gigi, namun sekarang dianggap sebagai variasi usia dari satu spesies. Studi terbaru menunjukkan bahwa perubahan bentuk molar selama masa hidup individu membuat identifikasi spesies fosil menjadi menantang, menyebabkan revisi besar dalam klasifikasi capybara purba.

Selain popularitas ilmiahnya, capybara menjadi ikon budaya populer, terutama di Jepang dan internet. Di Izu Shaboten Zoo, Jepang, capybara mendapat perlakuan khusus berupa pemandian air panas, yang kemudian viral di media sosial. Mereka bahkan menginspirasi karakter anime Kapibara-san dan deretan produk boneka.

Dalam budaya internet, capybara menjadi meme viral, sering dipasangkan dengan lagu “After Party” oleh Don Toliver. Di Argentina, mereka bahkan menjadi simbol perjuangan kelas dalam peristiwa sosial di kawasan elit Nordelta pada 2022.

Tenang, lembut, dan mempesona, capybara adalah contoh luar biasa dari bagaimana alam bisa menciptakan makhluk yang kuat sekaligus damai. Di antara semua hewan pengerat dunia, mereka bukan hanya yang terbesar tetapi mungkin juga yang paling disukai.