Apakah Garam di Rumah Anda Bisa Kadaluarsa?
- https://www.vecteezy.com/photo/55592144-sugar-in-a-bowl-isolated-on-a-white-background-with-a-white-label
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Garam merupakan salah satu bumbu yang wajib ada di dapur. Tak hanya memberi rasa, garam juga bisa mengawetkan makanan.
Menjadi salah satu bahan penting selama ribuan tahun, membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah garam bisa kadaluarsa?
Jawabannya tidak. Garam merupakan mineral alami, dan bakteri, jamur, atau mikroorganisme lain tidak dapat tumbuh di dalamnya.
Tidak seperti produk segar, yang membusuk seiring waktu, garam bersifat inert dan tidak mengalami degradasi.
Karena itu, garam memiliki masa simpan yang tidak terbatas terutama jika disimpan dalam kondisi optimal.
Namun demikian, kualitas garam dapat berubah seiring waktu karena kelembapan, kontaminasi, dan cara penyimpanannya.
Jika garam terkena kelembapan, garam dapat menggumpal dan kehilangan teksturnya yang mudah ditaburkan.
Saat garam menyerap kelembapan, garam juga dapat mulai larut, yang mengubah efektivitasnya sebagai pengawet atau penyedap.
Selain itu, garam dapat menyerap bau dan kontaminan dari lingkungan sehingga dapat mengubah rasanya.
Ini umumnya terjadi pada garam beraroma atau garam dengan tambahan mineral. Jika garam bersentuhan dengan kontaminan seperti minyak, partikel makanan, atau zat berbau kuat, rasanya dapat berubah.
Untuk garam khusus, seperti garam Himalaya merah muda atau garam laut, paparan cahaya jangka panjang dapat menyebabkan penurunan warna dan tekstur, meskipun ini tidak membuatnya berbahaya.
Karena itu, cara penyimpanan yang tepat penting dilakukan untuk menjaga kualitas terbaik dari garam.