Mengapa Kulit Pisang Cepat Menghitam? Ini Alasannya
- https://www.vecteezy.com/photo/51596369-banana-insulated-ripe-yellow-banana-on-a-white-background-fresh-fruit-with-copy-space
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Pisang merupakan salah satu buah paling populer di dunia, karena rasanya yang enak dan mudah ditemukan.
Karena harganya yang terjangkau, orang kerap membeli pisang dalam jumlah banyak. Namun sayang, kulit pisang bisa menghitam dengan cepat.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kulit pisang yang Anda simpan bisa berubah hitam begitu cepat?
Seperti dikutip dari laman Vocal Media, berikut beberapa alasan mengapa kulit pisang dapat berubah matang dengan cepat.
1. Produksi Etilen
Pisang secara alami menghasilkan gas etilen yakni hormon tanaman yang memicu konversi pati menjadi gula sehingga membuat pisang lebih manis saat matang. Selain itu, warna kulitnya yang hijau akan berubah menjadi kuning.
Ketika pisang matang lebih lanjut, dinding selnya mulai rusak, menyebabkan enzim bereaksi dengan oksigen.
Hal ini menyebabkan pembentukan melanin, pigmen yang bertanggung jawab untuk mengubah kulit pisang menjadi hitam.
Pisang akan lebih cepat matang saat disimpan di lingkungan yang hangat atau dengan buah-buahan penghasil etilen lainnya seperti apel atau alpukat.
2. Pencoklatan Enzimatik
Setelah pisang dipotong, enzim yang disebut polifenol oksidase akan bereaksi dengan oksigen di udara.
Reaksi ini mempercepat proses pencoklatan pada buah, seperti ketika apel berubah warna menjadi coklat setelah diiris.
3. Kerusakan Akibat Penyimpanan
Banyak orang menyimpan yang pisang di lemari es agar bisa bertahan lama. Namun hal ini sebenarnya dapat menyebabkan kulit pisang menjadi hitam lebih cepat.
Pisang merupakan jenis buah tropis, dan suhu dingin mengganggu struktur selnya sehingga menyebabkan penghitaman dini.
4. Kelembaban tinggi
Kelembaban berlebih di sekitar pisang dapat mendorong pertumbuhan jamur dan mempercepat kerusakan kulitnya, mengubahnya menjadi hitam bahkan sebelum matang sepenuhnya.