5 Cara Usir Rasa Malas Ala Orang Jepang
- https://pixabay.com/id/photos/konstruksi-pekerja-konstruksi-1181982/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Pernahkah kamu terjebak dalam rasa malas yang berlarut-larut? Rasa malas itu bukan selalu menjadi musuhmu. Kadang-kadang rasa malas itu timbul sebagai sinyal bahwa kamu membutuhkan cara baru.
Dilansir dari rich.mindset.f, berikut ini terpapar 5 cara mengusir rasa malas ala orang Jepang. Gunakanlah prinsip-prinsip ini untuk mengubah hidupmu pelan-pelan dengan cara yang lebih bermakna.
1. Bertumbuh 1% Setiap Hari (Kaizen)
Kamu tidak perlu menjadi orang yang lansung sempurna. Jadilah konsisten dengan menjadi orang yang lebih baik hari ini daripada hari kemarin. Filosofi Kaizen mgnajarkan: “Kemenangan besar hasil dari langkah kecil yang tidak pernah berhenti”.
Mulailah belajar skill baru dengan cara menyisihkan 10 menit waktumu untuk mempelajari skill baru itu. Bisa juga fokusmu pada kesehatan. Gantilah satu kebiasaan tidak sehatmu dengan kebiasaan yang sehat. Ingat, perubahan kecil dan konsistensi dapat memberi hasil besar.
2. Terhubung dengan Alam (Shirin Yoku)
Jika otakmu terasa penuh dan lelah, keluarlah sebentar. Hiruplah udara segar. Nikmati pemandangan alam, semilir angin dan suara-suara alam. Menyatu dengan alam bukan sekedar untuk healing tetapi juga caramu mereset pikiran dan menurunkan tingkat stresmu.
Coba, berjalanlah 15 menit di taman tanpa gadget, hal ini dapat membantumu fokus lagi.
3. Pikiran Si Pemula (Shoshin)
Bila saat ini kamu merasa berhenti di tempat, itu bukan karena tidak tahu, tetapi karena merasa “sudah tahu segalanya”. Pikiran si pemula mengajarkan untuk menjadi seperti anak kecil yang selalu ingin tahu. Penuh rasa penasaran. Bukalah pikiranmu. Buang egomu. Jangan takut belajar dari awal lagi.
“Kalau kamu tetap menjadi murid, hidup akan terus mengajarkanmu hal-hal hebat.”
4. Makan Cukup 80% Kenyang (Hara Hachi Bu)
Bila kamu makan terlalu kenyang, tubuhmu terasa berat, otakmu pun jadi malas berpikir. Orang Jepang mempunyai kebiasaan berhenti makan sebelum benar-benar kenyang. Dampaknya tubuh lebih ringan, lebih segar dan lebih produktif setiap hari. Makan bukan untuk menumpuk makanan di dalam perutmu, tetapi makan untuk mendapatkan tenaga dengan sadar.