3 Jenis Ubi Jalar dan Manfaatnya untuk Kesehatan
- https://images.seattletimes.com/wp-content/uploads/2021/09/food-potatoes-76bf0c1c-1d46-11ec-8380-5fbadbc43ef8.jpg?d=768x512
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Ubi jalar bukan hanya lezat dan mudah diolah, tetapi juga kaya manfaat kesehatan. Bisa menjadi alternatif karbohidrat sebagai pengganti nasi, ubi jalar pun memiliki harga yang terjangkau dan mudah untuk ditemukan. Ubi jalar sendiri, memiliki jenis warna yang beragam dan uniknya, setiap warna memiliki keunikan tersendiri. Yuk, simak penjelasan berikut ini :
1. Ubi Jalar Ungu
Ubi ungu dikenal dengan warnanya yang mencolok. Ubi ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan juga rasa yang lebih manis. Mengandung karotenoid, asam fenolat, dan antioksidan. Ubi ungu juga berfungsi sebagai anti inflamasi dan juga mengurangi risiko jantung. Umumnya dipanen dalam 4-5 bulan, ubi ini juga kaya serat dan rendah kalori, cocok untuk diet.
2. Ubi Jalar Kuning-Oranye
Ubi jenis ini biasanya sering digunakan sebagai isian kolak saat bulan ramadhan. Ubi ini memiliki kandungan beta karoten tinggi yang membantu meningkatkan imunitas dan juga kesehatan kulit dan mata. Kandungan vitamin C pada ubi ini dapat memenuhi 37% kebutuhan vitamin C harian untuk tubuh. Tekstur pada ubi ini lebih empuk dan rasa yang lebih manis sehingga sering diberikan sebagai menu MPASI anak. Masa panen ubi ini juga lebih cepat dengan rata-rata waktu 3 bulan saja
3. Ubi Jalar Putih
Ubi putih memiliki ciri khas bentuk yang tidak beraturan dan memiliki warna cenderung pucat. Dalam ubi jenis ini, terdapat pati dan juga vitamin B kompleks yang baik untuk metabolisme tubuh. Selain itu, serat yang terkandung di dalam ubi putih berupa pektin, hemiselulosa, dan selulosa yang baik untuk pencernaan tubuh. Ubi jenis ini, biasanya diolah dengan cara dibalur tepung untuk kemudian digoreng maupun direbus saja untuk dikonsumsi. Ubi putih juga sering digunakan sebagai bahan dasar utama makanan tradisional di Indonesia. Masa panen ubi putih rata-rata adalah 4 bulan saja.