Tips Menanam Kangkung Sendiri di Rumah, Hasil Melimpah dalam 30 Hari

Tips menanam kangkung sendiri di rumah
Sumber :
  • https://www.thespruceeats.com/raw-water-swamp-spinach-3030156

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Di tengah harga sayur yang makin naik dan keterbatasan lahan, menanam sendiri sayuran seperti kangkung bisa jadi solusi cerdas. Tak hanya hemat, kangkung adalah sayur bergizi tinggi yang tumbuh cepat dan mudah dirawat, bahkan oleh pemula sekalipun! Dalam waktu kurang dari satu bulan, kamu sudah bisa menikmati panen segar dari halaman rumah, pot, atau sistem hidroponik sederhana.

img_title SUV Mewah Termahal dengan Interior Bertabur Berlian dan Kulit Asli

Cek Produk Rekomendasi Kami
SAYUR KANKUNG / KANGKUNG SEGAR PER IKAT BERKUALITAS SUPER SEMBAKO MURAH MAKASSAR

SAYUR KANKUNG / KANGKUNG SEGAR PER IKAT BERKUALITAS SUPER SEMBAKO MURAH MAKASSAR

Mulai dari

Rp.6.489

Artikel ini akan membimbing Kamu langkah demi langkah cara menanam kangkung, baik secara konvensional di tanah maupun dengan metode modern hidroponik. Siap memulai kebun sehatmu sendiri?

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Cek Produk Rekomendasi Kami
Kangkung Segar Potong / Sayur Kankung

Kangkung Segar Potong / Sayur Kankung

Mulai dari

Rp.7.000

A. Budidaya di Tanah

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

Jika kamu memiliki setidaknya sisa lahan tanah, bisa juga loh dimanfaatkan untuk menanam sayuran kangkung dengan cara berikut ini!

1. Pemilihan Bibit

- Pilih bibit sehat dengan varietas unggul seperti Bisi, Panah Merah atau lokal seperti di Sidoarjo, umur 10–14 hari dengan daya tumbuh > 95%.

2. Persiapan Lahan dan Media Tanam

- Tanah harus gembur, subur dengan drainase baik. Olah tanah sedalam 20–30 cm, bentuk bedengan 0,8–1,2 m lebar, tinggi 15–30 cm, beri jarak 30–50 cm antar bedengan.

- Tambahkan pupuk kkamung atau kompos: 10–30 ton/ha (±1 kg/m²) seminggu sebelum tanam.

3. Penanaman

- Bibit berupa biji atau stek batang, tanam 2–5 biji per lubang, jarak antar lubang 10–20 cm (kalau beberapa sumber: 20–25 cm).

- Lubang tanam kedalaman sekitar 5 cm, tanam pagi hari agar bibit tidak stress.

4. Perawatan

- Penyiraman cukup 1–2 kali sehari, terutama saat awal dan musim kemarau. Jaga kelembapan tanah, jangan sampai tergenang.

- Penyiangan gulma setiap ±2 minggu, pemangkasan daun tua.

- Pemupukan susulan dilakukan setelah 1 dan 2 minggu, gunakan pupuk urea (±15 g/m²) atau urea cair.

- Pengendalian hama atau penyakit seperti kutu daun, ulat, wereng gunakan pestisida alami atau insektisida sesuai dosis.

5. Panen dan Pascapanen

- Panen saat tanaman panjang 20–25 cm (umur ±30 hari).

- Potong batang ±2–5 cm di atas akar, lakukan sore hari agar kangkung segar. Simpan di tempat sejuk.

Halaman Selanjutnya
img_title