Tips Mencuci Handuk yang Benar, Hasil Bersih, Lembut, dan Awet
- https://www.christy.co.uk/blogs/lifestyle/how-to-take-care-of-your-towels
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Handuk merupakan perlengkapan pribadi yang kita gunakan setiap hari, terutama setelah mandi atau mencuci wajah. Karena sering bersentuhan langsung dengan kulit dan kelembapan, handuk bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, jamur, bahkan menimbulkan bau tidak sedap jika tidak dirawat dengan benar.
Sayangnya, banyak orang hanya mencuci handuk kalau sudah bau, tanpa tahu bahwa frekuensi dan cara mencucinya memengaruhi kebersihan dan kenyamanannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah mencuci handuk dengan benar agar tetap higienis, lembut di kulit, dan tahan lama digunakan.
1. Frekuensi Mencuci Handuk
Tahukah kamu bahwa handuk sebenarnya tidak boleh digunakan terlalu lama tanpa dicuci. Umumnya handuk mandi direkomendasikan untuk dicuci setelah 3-4 kali pemakaian. Hal ini dilakukan guna mencegah kelembapan dan sarang tumbuhnya mikroorganisma akibat penyerapan air, keringat, sel kulit mati, bahkan bakteri permukaan tubuh.
Jika kamu tinggal di daerah yang lembap atau handukmu sulit kering dengan sempurna, sebaiknya cuci setelah 1-2 kali pemakaian. Untuk handuk wajah atau olahraga, sebaiknya langsung cuci setelah penggunaan karena leih mudah menyerap kotoran dan keringat berlebih.
2. Pisahkan Handuk dari Cucian Lain
Meskipun mencuci pakain sekaligus tampak praktis, namun sebaiknya handuk dicuci secara terpisah. Apalagi kalau kamu memiliki pakaian yang mudah luntur, berkancing, resleting, atau bagian yang tajam. Alasannya adalah agar handuk tidak rusak akibat gesekan dengan pakaian kasar dan kelunturan warna.
Selain itu, mencuci handuk sendiri juga akan membuat proses penucian lebih optimal. Handuk yang tebal butuh ruang cukup di mesin cuci agar air dan deterjen bisa meresap dan membersihkan secara menyeluruh. Jika mesin terlalu penuh, hasil pencucian tidak akan maksimal.
3. Gunakan Deterjen Secukupnya
Banyak orang berpikir semakin banyak deterjen, hasil cucian akan semakin bersih. Padahal untuk handuk, penggunaan deterjen yang berlebihan bisa berdampak buruk. Sisa deterjen yang tidak terbilas sempurna bisa menempel di serat handuk, membuatnya terasa kasar, kaku, dan menurunkan daya serap.
Gunakan takaran yang sesuai dengan petunjuk pada kemasan deterjen dan volume cucian. Pilih deterjen yang lembut, tidak mengandung pemutih keras, terutama untuk handuk berwarna. Untuk hasil lebih bersih dan lembut, kamu bisa menambahkan sedikit soda kue (baking soda) ke dalam cucian sebagai agen pembersih alami.