Fenomena Heat Dome, Suhu Panas Ekstrem yang Menyerang Amerika Serikat
- https://www.freepik.com/free-photo/old-man-struggling-with-high-temperature_28259271.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Akhir-akhir ini terjadi fenomena heat dome yaitu panas ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Fenomena ini terjadi di Amerika Tengah dan Amerika Timur. Hal ini disebabkan karena suhu panas tinggi yang menekan awan akibatnya bumi tidak mengalami kelembaban.
Heat dome berakibat pada 160 juta jiwa warga yang tinggal di Lembah Mississippi, Amerika Barat Tengah hingga Amerika Timur.
“Minggu ini, cuaca panas ekstrem akan menyerang beberapa negara di daerah timur” kata National Weather Service melalui X.
Cuaca panas ekstrem ini bisa berlangsung hingga tiga hari dengan suhu yang sangat panas. Suhu panas bisa mencapai 32o C hingga 38o C. Fenomena cuaca terpanas terjadi di Chicago hingga Pittsburgh dan North Carolina hingga New York.
Pada siang hari, suhu panas bisa mencapai 30oC sedangkan pada malam hari, suhu bisa mencapai 21oC.
Resiko dari cuaca panas ekstrem ini berskala nol hingga empat menurut weather service. Saat tubuh tidak bisa menyeimbangkan suhu panas dan kelembaban akan menyebabkan heat stroke.
Heat stroke adalah kondisi dimana tubuh mengalami sakit kepala, kelelahan, dehidrasi hingga kematian akibat cuaca yang terlalu panas.
“Heat stroke akan mudah menyerang orang tua, anak-anak dan orang yang sering berktivitas diluar ruangan” kata Mostafijur Rahman, seorang mahasiswa yang meneliti dampak cuaca panas bagi manusia di Universitas Tulane, New Orleans, Amerika Serikat.
Jika panas ekstrem terjadi pada musim panas, maka itu tidak akan terlalu membahayakan manusia karena manusia bisa menyesuaikan suhu tubuh dengan musim yang terjadi saat itu.
Namun kali ini, panas ekstrem terjadi pada saat titik balik matahari di musim panas. Sehingga itu akan mengacaukan suhu bumi.
Cuaca panas yang dialami di Amerika merupakan cuaca panas kering yang bisa menyebabkan manusia dan hewan mengalami dehidrasi serta tumbuhan mengalami kekeringan.
“Saat kamu mencairkan keju di sebuah panci tertutup, keju akan meleleh dengan cepat karena panas terperangkap didalam panci, sama seperti konsep heat dome” kata Alex Lamers, seorang National Weather Service dari National Geographic.