Warna Batik Cepat Pudar? Ini 10 Tips Ampuh Mencuci Baju Batik agar Tetap Cerah dan Awet!

Tumpukan kain batik yang disusun rapi
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/a-stack-of-assorted-fabrics-on-shelves-4610857/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Batik bukan sekadar pakaian, tapi juga bagian dari warisan budaya yang harus dirawat dengan baik. Sayangnya, banyak orang masih mencuci baju batik dengan cara yang salah, hingga akhirnya warna batik jadi pudar dan kain cepat rusak. Supaya kain batik kesayangan kamu tetap awet dan warnanya tidak mudah luntur, ikuti 10 cara mencuci dan merawat batik berikut ini!

img_title Cara Atur Uang Rp200 Ribu Per Minggu Untuk Anak Kos, Tetap Bisa Makan Dan Menabung!

Cek Produk Rekomendasi Kami
batik rijek random 45 buat gendong bayi

batik rijek random 45 buat gendong bayi

Mulai dari

Rp.37.500

1. Cuci Batik Secara Manual, Bukan Mesin

img_title Dibayar Dari Hobi Menulis? Ini 6 Website yang Membayar Tulisanmu hingga Jutaan Rupiah

Cek Produk Rekomendasi Kami
Kain Seragam Batik KORPRI 2023

Kain Seragam Batik KORPRI 2023

Mulai dari

Rp.40.000

Mesin cuci bisa merusak serat dan motif halus pada kain batik. Cara terbaik adalah mencuci batik dengan tangan secara perlahan. Teknik ini menjaga tekstur dan warna tetap utuh, terutama pada jenis batik tulis yang proses pembuatannya rumit.

img_title 5 Hobi Olahraga Lagi Viral Saat Ini, Dari Padel Hingga Pilates

2. Hindari Deterjen Biasa, Gunakan Sabun Khusus

Deterjen dengan bahan kimia keras bisa merusak warna dan motif batik. Sebagai gantinya, gunakan sabun khusus batik atau sabun berbahan alami seperti lerak. Lerak dikenal mampu membersihkan kain batik tanpa merusak keindahan motifnya.

3. Jangan Diperas Kuat-Kuat

Memeras kain batik terlalu keras bisa membuat kain menjadi kaku dan cepat rusak. Setelah dicuci, cukup tiriskan dan bentangkan pakaian untuk membuang air berlebih. Biarkan air menetes perlahan hingga kering dengan alami.

4. Hindari Sinar Matahari Langsung

Menjemur batik langsung di bawah sinar matahari dapat menyebabkan warna cepat pudar. Jemurlah di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik, cukup diangin-anginkan agar kain kering sempurna tanpa merusak warna.

5. Lapisi Kain Saat Menyetrika

Saat menyetrika batik, pastikan kamu melapisinya dengan kain tipis. Hal ini berguna untuk melindungi permukaan batik dari suhu panas berlebih yang bisa merusak warna atau "malam" (lilin pelindung motif) pada batik tulis.

6. Gunakan Shampo Jika Tidak Ada Lerak

Kalau kamu kesulitan menemukan sabun lerak, alternatif lain yang cukup aman adalah shampo. Pilih shampo yang lembut tanpa kandungan pemutih. Tuangkan sedikit ke air, lalu cuci batik seperti biasa secara perlahan.

7. Bersihkan Noda dengan Sabun Mandi atau Kulit Jeruk

Halaman Selanjutnya
img_title