Dana Darurat Pasutri Harus Berapa? Ini Rumusnya!

Dana Darurat Pasutri Harus Berapa? Ini Rumusnya!
Sumber :
  • https://pixabay.com/illustrations/piggy-bank-gold-money-finance-2889046/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Banyak pasangan suami istri (pasutri) bingung menghitung dana darurat. Ada yang menabung sedikit, ada pula yang merasa harus punya tabungan jumbo demi merasa aman. Padahal, dana darurat itu penting agar kehidupan rumah tangga tak goyah saat masalah keuangan mendadak datang, seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau kebutuhan mendadak lainnya.

img_title Cara Membersihkan Cermin Hias Dinding Tanpa Merusak Lapisan Belakangnya

Cek Produk Rekomendasi Kami
(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

Mulai dari

Rp.4.888

Berdasarkan penelitian oleh Lusardi (2014) dalam Financial Literacy and Financial Resilience bahwa, “Tingkat literasi keuangan sangat memengaruhi kesiapan seseorang menghadapi kejadian tak terduga, termasuk memiliki dana darurat yang memadai.”

img_title Menjelajahi Dunia Virtual Lewat Game VR

Cek Produk Rekomendasi Kami
(20) Advanced Personal Finance Dashboard Template Laporan Keuangan Otomatis  Untuk Mencatat Pemasukan, Pengeluaran, Tabungan, Hingga Investasi Pribadi

(20) Advanced Personal Finance Dashboard Template Laporan Keuangan Otomatis Untuk Mencatat Pemasukan, Pengeluaran, Tabungan, Hingga Investasi Pribadi

Mulai dari

Rp.12.360

Lantas, berapa sebenarnya dana darurat yang ideal bagi pasutri? Yuk, simak rumus dan tipsnya:

img_title Suka Duka Mencari Suku Cadang Original Motor Klasik

1. Hitung Pengeluaran Bulanan

Langkah pertama, hitung semua pengeluaran rutin rumah tangga: makan, transportasi, listrik, air, cicilan, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan pribadi. Menurut penelitian oleh Garman (2009) dalam Personal Financial Planning, “Mengetahui nilai pasti pengeluaran bulanan adalah dasar penting untuk menentukan jumlah dana darurat.”

2. Siapkan Minimal 3-6 Bulan Pengeluaran

Idealnya, dana darurat pasutri minimal setara 3-6 kali total pengeluaran bulanan. Jika pengeluaran Rp10 juta per bulan, maka dana darurat sebaiknya Rp30-60 juta. Berdasarkan penelitian oleh Bi (2019) dalam Household Savings and Economic Security bahwa, “Cadangan dana setidaknya 3 hingga 6 bulan pengeluaran rumah tangga terbukti meningkatkan keamanan finansial keluarga.”

3. Pertimbangkan Risiko Pekerjaan

Jika suami-istri bekerja di sektor dengan risiko PHK tinggi, sebaiknya siapkan dana darurat lebih besar, misalnya 9-12 bulan pengeluaran. Menurut penelitian oleh Hurst (2010) dalam Precautionary Savings Behavior bahwa, “Rumah tangga dengan pekerjaan berisiko tinggi perlu menabung lebih besar demi menghindari guncangan finansial.”

4. Pisahkan Rekening Dana Darurat

Agar tidak terpakai untuk kebutuhan konsumtif, pisahkan dana darurat di rekening terpisah. Berdasarkan penelitian oleh Gross (2006) dalam Money Management Practices bahwa, “Pemisahan rekening membantu menghindari pengeluaran impulsif yang bisa menggerus tabungan darurat.”

Halaman Selanjutnya
img_title