Gaji UMR Tapi Mau Umrah? Ini Strategi Finansialnya

Gaji UMR Tapi Mau Umrah? Ini Strategi Finansialnya
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/worshippers-around-kaaba-18996760/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Siapa bilang gaji UMR nggak cukup buat berangkat umrah? Memang butuh usaha lebih, tapi asal pintar ngatur keuangan, impian ibadah ke Tanah Suci tetap bisa terwujud.

img_title SUV Mewah Termahal dengan Interior Bertabur Berlian dan Kulit Asli

Cek Produk Rekomendasi Kami
(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

(09) Dashboard Anggaran Keuangan – Catatan Pendapatan & Pengeluaran Harian Bulanan

Mulai dari

Rp.4.399

Berdasarkan penelitian oleh Lusardi (2012) dalam jurnal Financial Literacy and Financial Decision Making, “Orang yang memiliki perencanaan keuangan cenderung lebih mampu mencapai tujuan besar seperti membeli rumah atau biaya perjalanan ibadah.” Ini membuktikan bahwa kunci utama adalah rencana keuangan yang disiplin.

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Cek Produk Rekomendasi Kami
Wallet Organizer Dompet Disiplin Untuk Mengatur Keuangan Bulanan

Wallet Organizer Dompet Disiplin Untuk Mengatur Keuangan Bulanan

Mulai dari

Rp.14.999

Berikut strategi finansial yang bisa dilakukan kalau kamu bergaji UMR tapi ingin umrah:

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

1. Tentukan Target Biaya Umrah

Rata-rata biaya umrah saat ini berkisar Rp25–35 juta. Hitung sesuai paket yang diinginkan. Thaler (1985) dalam jurnal Mental Accounting and Consumer Choice menjelaskan bahwa “Menentukan target dana membuat seseorang lebih mudah mengalokasikan uang dan menghindari pengeluaran impulsif.”

2. Pisahkan Rekening Tabungan Umrah


Buka rekening khusus untuk dana umrah agar tidak tercampur dengan pengeluaran sehari-hari. Sirri (1993) dalam Common Factors in the Returns of Stocks and Bonds mengatakan, “Pisah rekening membantu menjaga fokus menabung untuk tujuan tertentu.”

3. Gunakan Metode Cash Envelope


Salah satu trik biar nggak boros adalah sistem amplop. Capon (1996) dalam jurnal An Individual Level Analysis of the Mutual Fund Investment Decision menyebutkan, “Metode pembagian uang secara fisik membuat orang lebih sadar pada batas pengeluaran.”

4. Cari Penghasilan Tambahan


Selain mengandalkan gaji UMR, cobalah usaha sampingan. Berdasarkan penelitian oleh Barber (2003) dalam Online Investors: Do the Slow Die First?, “Pendapatan tambahan mempercepat pencapaian target keuangan yang sebelumnya dianggap sulit.”

5. Kurangi Pengeluaran Konsumtif


Hindari belanja yang tidak perlu. Chen (2004) dalam On the Performance of Mutual Fund Managers menegaskan, “Menahan konsumsi berlebih adalah langkah penting agar tabungan untuk tujuan jangka panjang tidak terganggu.”

Kesimpulannya, meski gaji UMR, berangkat umrah tetap mungkin. Kuncinya adalah disiplin mengatur keuangan, memisahkan tabungan, dan mencari tambahan penghasilan. Yuk, wujudkan mimpi suci tanpa harus menunggu gaji besar!

Halaman Selanjutnya
img_title