Mau Usaha Bareng Pasangan? Ini Tips Atur Uangnya

Mau Usaha Bareng Pasangan? Ini Tips Atur Uangnya
Sumber :
  • https://www.canva.com/photos/MAEl3u80x54-save-money/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Usaha bareng pasangan terdengar seru karena bisa mengejar mimpi bersama. Tapi kalau soal uang tidak diatur sejak awal, hubungan bisa runyam. Supaya usaha tetap jalan dan rumah tangga aman, perlu strategi khusus mengatur keuangan bisnis dengan pasangan.

img_title Menjelajahi Dunia Virtual Lewat Game VR

Berdasarkan penelitian oleh Zellweger (2007) dengan judul Entrepreneurial Orientation, Risk Taking and Performance in Family Firms bahwa, “Bisnis keluarga sering gagal bukan karena tidak punya modal, melainkan karena konflik internal yang berawal dari masalah keuangan.”

1. Pisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

img_title Suka Duka Mencari Suku Cadang Original Motor Klasik

Kesalahan banyak pasangan adalah mencampur uang rumah tangga dan bisnis. Pisahkan rekening bisnis dan pribadi agar arus kas jelas. Berdasarkan penelitian oleh Habbershon (1999) dengan judul The Family Business Identity, Family Influence, and Performance bahwa, “Pemilik bisnis keluarga yang memisahkan keuangan lebih mampu menjaga stabilitas usaha dan mengurangi konflik pribadi.”

2. Buat Kesepakatan Tertulis

img_title Cara Cek Pompa Oli Samping Motor 2-Tak Klasik

Walau pasanganmu adalah orang yang kamu percaya, tetap buat perjanjian tertulis soal pembagian modal, laba, hingga siapa yang mengambil keputusan keuangan. Berdasarkan penelitian oleh Lansberg (1999) dengan judul Succeeding Generations: Realizing the Dream of Families in Business bahwa, “Kesepakatan tertulis dalam bisnis keluarga adalah kunci untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa merusak hubungan.”

3. Tentukan Gaji Sendiri

Jangan mengambil semua keuntungan bisnis untuk kebutuhan pribadi. Tetapkan gaji untuk masing-masing agar bisnis tetap sehat. Berdasarkan penelitian oleh Sharma (2004) dengan judul An Overview of the Field of Family Business Studies bahwa, “Menetapkan gaji dalam bisnis keluarga mengurangi potensi konflik keuangan karena semua pihak memiliki ekspektasi yang jelas.”

4. Sisihkan Dana Darurat Bisnis

Selain dana darurat rumah tangga, punya dana darurat bisnis juga penting. Ini akan menyelamatkan usaha saat pendapatan turun. Berdasarkan penelitian oleh Miller (2003) dengan judul Firms with Family Ownership: A Comparative Analysis bahwa, “Bisnis keluarga yang memiliki dana cadangan lebih tangguh menghadapi krisis keuangan dan risiko kebangkrutan.”

Kesimpulan

Membangun bisnis bareng pasangan memang romantis, tapi harus profesional dalam mengatur uang. Pisahkan keuangan, buat kesepakatan tertulis, tentukan gaji, dan siapkan dana darurat. Dengan cara ini, bisnis bisa sukses, rumah tangga pun harmonis.