Tidak Perlu Emosi, Ini Tips Mengatasi Anak Berkata Kasar

Anak berkata kasar karena marah atau mencari perhatian
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/portrait-little-girl-upset-because-game_12976694.htm

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Ketika mendengar anak berkata kasar, pasti ayah atau bunda akan merasa kaget dan terpancing emosi. Padahal mengatasi perilaku tersebut dengan emosi bukanlah solusi terbaik, sebab respon orang tua akan sangat berpengaruh pada anak.

img_title SUV Mewah Termahal dengan Interior Bertabur Berlian dan Kulit Asli

Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga bisa berkata kasar, mengumpat, dan memaki, sebab anak merupakan peniru ulung. Anak berusia di bawah 5 tahun sebenarnya belum mengerti makna kata-kata tersebut dan hanya meniru orang di sekitarnya.

Sementara anak di atas 5 tahun atau ketika usia sekolah, sudah memahami arti kata yang dia ucapkan, atau tidak mengerti maksudnya tapi tahu jika kata tersebut tidak pantas dilontarlan. Mereka mengucapkan kata tersebut sebagai ekspresi kekesalah atau mencari perhatian.

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Perilaku anak yang berkata kasar tidak boleh diabaikan, sebab bisa menjadi kebiasaan hingga dewasa. Ayah dan bunda tidak perlu marah, namun bisa menggunakan beberapa langkah berikut untuk mengatasinya.

1. Beri Penjelasan dengan Tenang

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

Salah satu cara menasihati anak yang tepat adalah dalam keadaan tenang, sehingga mudah dimengerti. Oleh sebab itu, orang tua bisa mengajak si kecil bicara baik-baik dan memberi pemahaman jika kata yang baru diucapkan memiliki arti tidak baik dan tidak pantas diucapkan.

2. Beri Contoh yang Baik

Seperti ada penjelasan sebelumnya, anak merupakan peniru ulung sehingga ayah dan bunda harus bisa menjadi contoh yang baik. Pastikan menghindari kata kasar, memaki, menyumpahi, apalagi dengan nada marah di depan si kecil.

Jika ayah atau bunda tidak sengaja melakukannya, maka segera koreksi dan meminta maaf kepada si kecil, kemudian berjanji tidak akan melakukannya lagi. Beri contoh pada anak untuk mengekspresikan perasaan negatif dengan perilaku yang baik, misalnya mengingat Tuhan.

3. Perbanyak Kosakata

Jika anak berkata kasar untuk mengekspresikan perasaan atau mendapat perhatian orang tua, maka orang tua perlu memperkaya kosa katanya. Dengan banyak kosa kata yang diketahui, akan mempermudah si kecil mengekpresikan diri dan mendapat perhatian orang tua.

Salah satu cara meningkatkan kosa kata untuk si kecil adalah membacakan buku dongeng anak atau menemani menonton film kartun edukatif. Lakukan hal ini secara rutin sehingga perbendaharaan kata si kecil semakin luas.

Halaman Selanjutnya
img_title