Anak Takut Sekolah? Ini 7 Cara Mengatasinya
- https://www.canva.com/photos/MAE5tquPyqI-kids-painting-flowers/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Banyak orang tua panik ketika mendapati anak tiba-tiba takut sekolah. Kondisi ini bisa muncul karena berbagai alasan, mulai dari kecemasan berpisah, pengalaman tidak menyenangkan di sekolah, hingga tekanan akademik. Padahal, jika dibiarkan, anak bisa mengalami gangguan emosi dan penurunan prestasi belajar.
Berdasarkan penelitian oleh Kearney (2008) dalam School Refusal Behavior in Youth: A Functional Approach to Assessment and Treatment bahwa “anak yang mengalami ketakutan sekolah berisiko tinggi mengalami masalah kecemasan, depresi, serta kesulitan sosial jika tidak segera ditangani secara tepat”.
Berikut ini beberapa cara yang bisa membantu mengatasi anak yang takut sekolah:
1. Ajak Bicara dari Hati ke Hati
Biarkan anak bercerita tentang apa yang membuatnya takut. Dengarkan tanpa menghakimi agar anak merasa aman.
2. Hindari Memaksa Anak
Menurut penelitian oleh Heyne (2019) dalam Treating School Refusal: A CBT Approach bahwa “memaksa anak ke sekolah tanpa pemahaman terhadap rasa takutnya justru memperburuk kecemasan”.
3. Kenalkan Lingkungan Sekolah
Ajak anak berkeliling sekolah saat suasana tenang. Kenalkan guru, teman, dan ruang kelas agar anak lebih familiar.
4. Bangun Rutinitas yang Konsisten
Rutinitas pagi yang positif membantu mengurangi kecemasan. Bangunkan anak lebih awal agar tidak terburu-buru.
5. Libatkan Guru atau Konselor
Diskusikan kondisi anak dengan pihak sekolah. Mereka biasanya memiliki program penanganan khusus.
6. Beri Pujian untuk Usaha Anak
Menurut penelitian oleh McShane (2003) dalam Cognitive Behavioral Therapy for School Refusal bahwa “penguatan positif efektif membuat anak lebih berani menghadapi ketakutannya”.
7. Pertimbangkan Bantuan Profesional
Jika ketakutan anak makin parah, segera konsultasikan ke psikolog anak untuk penanganan lebih lanjut.
Kesimpulan
Anak takut sekolah bukanlah masalah sepele. Orang tua perlu memahami penyebab dan mendampingi anak secara sabar. Dengan langkah yang tepat, anak dapat kembali nyaman ke sekolah tanpa rasa takut berlebihan.