Terlalu Sering Keramas Bikin Rambut Rontok, Benarkah?
- https://www.pexels.com/photo/woman-in-shower-5240786/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Kelembaban yang meningkat selama musim hujan dapat berdampak buruk pada kesehatan rambut dan kulit kepala.
Namun, mitos dan kesalahpahaman umum seringkali menyebabkan penelantaran atau penundaan pengobatan, yang membuat kondisi semakin parah.
Dalam wawancara dengan HT Lifestyle, Dr. Ruben Bhasin Passi, konsultan dermatolog di CK Birla Hospital Gurugram, mengatakan, “Musim hujan membuat kulit kepala terpapar kelembaban berlebih, infeksi, dan kerontokan rambut. Kesalahpahaman mengenai masalah ini cenderung menyebabkan perawatan yang tidak tepat.”
Dr. Ruben Bhasin Passi juga membagikan beberapa mitos terkait kesehatan rambut dan kulit kepala selama musim hujan, dan membantahnya:
Mitos 1: Rambut rontok meningkat karena terpapar air hujan
Fakta: Air hujan, terutama hujan asam di kota-kota terkontaminasi, dapat merusak rambut. Namun, penyebab sebenarnya kerontokan rambut di musim hujan adalah kebersihan kulit kepala yang buruk, keringat, dan kelembapan, yang melemahkan akar rambut dan menyebabkan kerontokan. Rambut basah juga lebih rentan patah dan menjadi lemah.
Mitos 2: Mencuci rambut terlalu sering menyebabkan kerontokan rambut lebih banyak
Fakta: Tidak mencuci rambut dengan baik selama musim hujan dapat menyebabkan penumpukan sebum, keringat, dan kotoran di kulit kepala, yang membuat seseorang rentan terhadap infeksi jamur dan bakteri pada kulit kepala. Penting untuk mencuci rambut secara teratur (2–3 kali seminggu) menggunakan sampo yang lembut, anti-jamur, atau sampo pembersih.
Mitos 3: Mengoleskan minyak rambut semalaman dapat menyembuhkan semua infeksi kulit kepala
Fakta: Mengoleskan minyak rambut semalaman justru dapat memperburuk infeksi jamur selama cuaca lembap karena penumpukan kelembapan dan penyumbatan pori-pori. Disarankan untuk menggunakan minyak ringan 30–60 menit sebelum mencuci rambut dan bilas hingga bersih.
Mitos 4: Rambut rontok selama musim hujan adalah hal yang abnormal
Fakta: Rontoknya rambut saat pergantian musim adalah normal. Individu dapat kehilangan 50–100 rambut setiap hari, tetapi jika rontok berlebihan di luar musim, hal ini memerlukan penilaian medis.
Mitos 5: Semua gatal di kulit kepala disebabkan oleh ketombe
Fakta: Gatal kulit kepala saat musim hujan juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur, dermatitis seboroik, atau kutu, bukan hanya ketombe. Pemeriksaan kulit kepala yang akurat sangat penting untuk mendapatkan terapi yang tepat.