Bunda Harus Sabar! Ini Tips Mengatasi Anak Suka Memukul
- https://www.freepik.com/free-photo/portrait-boy-clinching-his-fist-fighting-beige-backdrop_5234242.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Ketika anak suka memukul, bunda pasti akan merasa khawatir dan takut jika salah dalam mendidik. Padahal, perilaku memukul bunda, teman, atau orang lain bisa saja bagian tahap perkembangan si kecil dan dapat diatasi dengan cara yang tepat.
Balita masih belum lancar bicara, sehingga mereka berkomunikasi menggunakan tangan, salah satu bentuknya adalah memukul. Oleh sebab itu, orang tua perlu memahami apa maksud dari perilaku si kecil tersebut.
Selain memahami bentuk komunikasi si kecil, bunda juga perlu mengarahkan agar tidak terbiasa melakukannya, apalagi hingga melukai orang lain. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi si kecil yang suka memukul.
1. Hindari Kekerasan
Kekerasan pada anak seperti memukul, mencubit, atau tindakan fisik lainnya justru akan membuat si kecil semakin agresif. Oleh sebab itu, hindari melakukan kekerasan dan coba memberi pelajaran dengan lembut seperti memeluk dengan tenang sambil menasihati.
Menghukum anak tidak harus menggunakan kekerasan, jika anak terus memukul orang lain meski sudah dinasihati, bunda bisa memberikan konsekuensi. Contoh konsekuensi yang bisa diberikan seperti mengurangi waktu bermain dengan mainan kesukaannya.
2. Jauhkan dari Anak Lain
Jika memungkinkan, sebaiknya jauhkan dari teman-temannya jika melihat anak memukul orang karena mainannya direbut. Bunda perlu mengalihkan perhatian si kecil dengan mengarahkan ke mainan lainnya.
Sebaliknya, jika si kecil memukul untuk mengambil mainan anak lain, sebaiknya hindarkan dari mainan tersebut. Cara ini bisa dilakukan agar si kecil tahu jika berbuat kasar, maka dia tidak akan mendapatkan apapun.
3. Ajari Minta Maaf
Ajari anak minta maaf apabila memukul temannya sehingga kebiasaan baik ini tertanam hingga dewasa. Meskipun si kecil mungkin menolak atau tidak tulus meminta maaf, tetap arahkan untuk melakukannya.
Si kecil tidak mau meminta maaf mungkin karena belum dapat membayangkan berada di posisi teman yang dipukul. Ketika anak meminta maaf, perlahan-lahan si kecil akan menyadari konsekuensi dari perbuatannya.
4. Diskusikan Tindakannya
Ketika sudah merasa tenang, bunda dapat berdiskusi dengan anak mengenai alasan memukul orang lain. Tidak hanya itu, bunda juga bisa memberikan nasihat dengan lembut namun tegas jika dipukul itu sakit, juga menyakiti orang lain adalah perbuatan tidak baik.