Belajar Jadi Lebih Seru dan Tetap Fokus dengan Doodling Method

Belajar lebih fokus dengan doodling method
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/a-girl-taking-an-online-class-8055464/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Seringkali saat belajar, kita merasa susah fokus dan mudah mengantuk, apalagi jika materi yang dipelajari terasa membosankan atau sulit dipahami. Kondisi ini bisa membuat proses belajar jadi tidak maksimal.

img_title SUV Mewah Termahal dengan Interior Bertabur Berlian dan Kulit Asli

Namun belakangan ini, media sosial ramai membahas doodling method sebagai salah satu metode belajar efektif yang tidak hanya membantu meningkatkan konsentrasi, tapi juga membuat belajar jadi lebih menyenangkan.

Doodling method adalah teknik belajar dengan cara menggambar bebas atau membuat coretan saat menyimak materi, dan ternyata cocok untuk berbagai gaya belajar, terutama visual.

img_title Titanium dan Serat Karbon, Rahasia Motor Listrik Premium

Penasaran bagaimana metode ini bekerja dan mengapa bisa membuat belajar jadi lebih seru dan tetap fokus? Yuk, simak artikel ini sampai tuntas!

Doodling Method dan Manfaatnya untuk Fokus dan Daya Ingat

img_title Supercar Limited Edition, Mengapa Harganya Terus Naik?

Dilansir dari Harvard Medical School, pada tahun 2009, psikolog Jackie Andrade melakukan eksperimen sederhana kepada 40 orang yang diminta mendengarkan pesan suara selama 2,5 menit yang membosankan dan tidak terstruktur. Separuh dari mereka diminta untuk doodling, yakni mencoret atau mewarnai bentuk sederhana, sementara sisanya hanya mendengarkan.

Tanpa mereka tahu, ingatan mereka akan diuji setelahnya. Hasilnya mengejutkan. Kelompok yang melakukan doodling mampu mengingat 29% lebih banyak informasi! Ini membuktikan bahwa doodling method adalah metode belajar efektif untuk menjaga konsentrasi dan meningkatkan daya ingat.

Meskipun belum ada alasan pasti mengapa hal ini terjadi, para ahli menduga bahwa doodling membantu otak tetap “terjaga” saat bosan atau kelelahan. Aktivitas menggambar bebas ini memberi jeda sejenak bagi otak agar tidak kehilangan fokus sepenuhnya.

Bahkan, mahasiswa kedokteran yang harus menyerap banyak informasi pun dilaporkan terbantu dengan metode ini, asalkan dilakukan dalam waktu terbatas. Doodling selama 30 menit cukup untuk membantu mereka memahami materi, mengisi celah dalam pemikiran, dan memberi waktu istirahat yang dibutuhkan otak.

Tak hanya untuk fokus, doodling method juga bermanfaat untuk meredakan stres. Coretan spontan bisa membantu otak mengolah emosi dan kenangan yang sulit dijangkau secara sadar.

Meski terlihat seperti gambar acak atau tulisan tak bermakna, sebenarnya doodling bisa mencerminkan apa yang sedang diproses oleh alam bawah sadar kita. Beberapa psikolog bahkan menggunakannya untuk menggali kondisi emosional pasien.

Halaman Selanjutnya
img_title