Ciri-Ciri Cantengan yang Harus Diwaspadai
- https://www.canva.com/photos/MAGcuYhQTIc-woman-painting-toenails-in-a-cozy-environment/
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Cantengan atau kuku tumbuh ke dalam (ingrown toenail) sering dianggap sepele. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa menimbulkan infeksi serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri cantengan sejak dini agar dapat segera ditangani.
1. Nyeri pada Sisi Kuku
Rasa sakit yang terus-menerus di sisi kuku, terutama saat ditekan atau saat menggunakan sepatu, merupakan gejala awal cantengan. Berdasarkan penelitian oleh Rich (2023) dengan judul “Diagnosis and management of ingrown toenails”, bahwa tekanan kuku terhadap kulit dapat menyebabkan peradangan saraf lokal yang menimbulkan nyeri berulang.
2. Kemerahan dan Pembengkakan
Kulit di sekitar kuku tampak merah dan sedikit bengkak. Ini tanda tubuh mulai bereaksi terhadap iritasi atau luka kecil yang terjadi akibat tusukan kuku ke jaringan kulit.
3. Terbentuknya Nanah
Jika cantengan sudah terinfeksi, akan muncul nanah berwarna putih atau kuning dari sisi kuku. Berdasarkan penelitian oleh Shafritz (2019) dengan judul “Soft tissue infections of the foot”, bahwa akumulasi nanah menandakan infeksi bakteri dan memerlukan penanganan medis.
4. Jaringan Granulasi
Muncul daging tumbuh kecil berwarna merah di sisi kuku. Ini adalah jaringan granulasi akibat iritasi kronis dan biasanya menyertai cantengan yang sudah berlangsung lama.
5. Bau Tidak Sedap
Bau menyengat dari sekitar kuku bisa menjadi indikasi infeksi yang mulai serius. Bau ini berasal dari bakteri yang berkembang di area yang lembap dan tertutup.
Kesimpulan
Cantengan bukan hanya masalah kuku masuk ke kulit, tapi juga potensi infeksi yang perlu diwaspadai. Jika kamu mengalami nyeri, kemerahan, nanah, atau jaringan aneh di sekitar kuku, segera lakukan perawatan atau konsultasi ke dokter.