Mengenal Dried Flower dan Cara Merawatnya agar Lebih Awet
- https://www.freepik.com/free-photo/bouquet-dried-wildflowers-cotton-leaves-flat-lay_13738550.htm
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Akhir-akhir ini, dried flower atau bunga kering semakin populer sebagai pilihan dekorasi rumah maupun hadiah yang estetik dan tahan lama.
Tren ini makin digemari karena tampilannya yang unik, natural, dan cocok untuk berbagai gaya interior. Meski begitu, masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa itu dried flower dan bagaimana cara merawatnya agar tetap cantik dalam waktu lama.
Jika kamu tertarik mempercantik ruangan dengan dried flower atau ingin memberikannya sebagai hadiah istimewa, yuk simak artikel ini sampai tuntas untuk mengetahui semua hal penting tentang dried flower dan tips perawatannya!
Apa Itu Dried Flower?
Dried flower atau bunga yang dikeringkan adalah bunga asli yang telah melalui proses penghilangan kelembapan, baik pada batang maupun kelopaknya. Awalnya, bunga ini adalah bunga segar, lalu dikeringkan dengan metode tertentu agar tetap utuh dan bisa bertahan dalam jangka waktu panjang.
Karena daya tahannya yang luar biasa, dried flower kini makin populer sebagai hiasan interior hingga buket bunga untuk hadiah.
Berbeda dari bunga segar atau fresh flower yang hanya bertahan 5 hingga 7 hari, dried flower bisa awet berbulan-bulan, bahkan sampai setahun jika dirawat dengan baik. Tak heran jika banyak orang memilih bunga kering sebagai alternatif dekorasi jangka panjang yang estetik dan minim perawatan.
Selain lebih tahan lama, dried flower juga praktis. Tidak perlu air di dalam vas, tidak perlu dipangkas, dan bisa ditempatkan di berbagai sudut ruangan tanpa khawatir cepat layu. Asalkan disimpan di tempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung, bunga ini akan tetap tampil cantik dan menjadi pemanis ruangan yang tahan lama.
Cara Merawat Dried Flower Agar Tetap Cantik dan Awet
1. Hindari Menyemprot Air ke Bunga
Berbeda dengan tanaman hidup, dried flower tidak membutuhkan air. Menyemprotkan atau menyiram air justru akan membuat batang bunga menjadi lembek dan mudah berjamur. Bahkan uap air yang ringan pun bisa mempercepat proses kerusakan. Jadi, cukup jaga agar bunga tetap dalam kondisi kering.