Biar Gak Cepat Soak! Ini Cara Merawat Baterai Mobil Listrik
- evbox.com/en/ev-charging-guide
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Mobil listrik makin populer dan mulai banyak dipakai di Indonesia. Selain ramah lingkungan, mobil ini juga punya biaya operasional yang lebih hemat dibanding mobil bensin. Tapi, ada satu hal penting yang harus kamu perhatikan: baterai mobil listrik. Baterai ini ibarat “jantung” mobil, dan kalau tidak dirawat dengan benar, bisa cepat soak alias rusak, yang tentu saja bikin kantong bolong untuk perbaikan.
Nah, supaya baterai mobil listrik kamu awet dan tetap optimal, yuk simak cara-cara merawatnya berikut ini!
1. Jangan Sering Cas Sampai 100%
Mengecas baterai sampai penuh 100% memang kelihatannya bagus agar jarak tempuh maksimal. Tapi ternyata, kebiasaan ini bisa mempercepat penurunan kualitas baterai. Idealnya, kamu cukup mengecas sampai 80% saja untuk penggunaan sehari-hari. Hindari juga kebiasaan meninggalkan mobil terisi penuh semalaman, sama seperti kita tidak suka jika ponsel terus dicharge setelah baterainya penuh.
2. Jangan Biarkan Baterai Kosong Total
Sama seperti halnya baterai gadget, membiarkan baterai mobil listrik benar-benar habis sampai 0% secara berulang bisa merusak sel baterai. Usahakan isi ulang saat indikator baterai menunjukkan sekitar 20-30%. Dengan begitu, baterai akan lebih awet dan siap digunakan kapan saja.
3. Hindari Suhu Ekstrem
Baterai mobil listrik sangat sensitif terhadap suhu. Panas berlebih atau dingin ekstrem bisa menurunkan performa baterai dan mempercepat kerusakan. Jadi, usahakan parkir mobil di tempat yang teduh dan hindari mengecas saat suhu sangat panas, terutama di bawah sinar matahari langsung.
4. Rutin Cek Sistem Pendingin Baterai
Sebagian mobil listrik dilengkapi dengan sistem pendingin khusus untuk menjaga suhu baterai tetap stabil. Pastikan sistem ini selalu dalam kondisi baik dengan melakukan pengecekan secara berkala. Sistem pendingin yang optimal akan menjaga baterai dari overheat dan meningkatkan umur pakai baterai.
5. Gunakan Mode Berkendara yang Sesuai
Supaya baterai tidak cepat terkuras, gunakan mode berkendara yang hemat energi seperti mode “Eco” saat tidak membutuhkan kecepatan tinggi. Mengemudi dengan agresif, sering akselerasi dan pengereman mendadak, justru bikin baterai cepat panas dan boros.