Jangan Diulang! Ini 5 Kebiasaan yang Bikin Mobil Matic Cepat Rusak

Jangan Langsung Ngegas Saat Posisi Netral!
Sumber :
  • vertumotors

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Mobil matic kini semakin digemari banyak orang karena praktis dan mudah dikendarai, apalagi di lalu lintas padat. Namun, tak sedikit pengemudi yang masih belum paham bagaimana cara merawat mobil matic dengan benar. Padahal, satu kesalahan kecil saja bisa berdampak besar pada usia transmisi dan kantong kamu.

img_title Cara Atur Uang Rp200 Ribu Per Minggu Untuk Anak Kos, Tetap Bisa Makan Dan Menabung!

Agar mobil matic tetap awet dan nyaman dipakai, yuk kenali lima kebiasaan sepele yang ternyata bisa bikin mobil kamu cepat rusak!

1. Pindah Tuas Tanpa Henti Total

img_title Dibayar Dari Hobi Menulis? Ini 6 Website yang Membayar Tulisanmu hingga Jutaan Rupiah

Masih banyak pengemudi yang tergesa-gesa memindahkan tuas transmisi dari “D” ke “R” atau sebaliknya saat mobil belum benar-benar berhenti. Kebiasaan ini sangat merugikan karena bisa merusak girboks mobil secara perlahan.

Transmisi matic dirancang bekerja secara halus, jadi hentikan mobil dulu sebelum pindah gigi ya. Ini penting banget untuk menjaga komponen internal tetap awet.

img_title 5 Hobi Olahraga Lagi Viral Saat Ini, Dari Padel Hingga Pilates

2. Lupa Injak Rem Saat Pindah Gigi

Saat memindahkan tuas transmisi, wajib hukumnya menginjak pedal rem. Namun sayangnya, masih banyak yang mengabaikan langkah ini. Tanpa rem, sistem pengaman di transmisi tidak aktif, dan bisa mempercepat keausan pada tuas maupun sistem transmisi secara keseluruhan.

Jadi, biasakan kaki kiri istirahat dan kaki kanan injak rem sebelum mindah tuas, ya!

3. Ngegas Saat Posisi Netral (N)

Ada yang hobi ngegas mobil matic dalam posisi Netral, terutama saat menunggu di lampu merah atau saat memanaskan mesin. Padahal, ini bisa menyebabkan sistem pelumasan tidak bekerja dengan baik.

Akibatnya, transmisi bisa mengalami overheat dan performa mobil menurun. Solusinya? Diamkan saja mobil dalam posisi D dengan rem diinjak saat berhenti sebentar.

4. Malas Ganti Oli Transmisi

Oli transmisi matic itu berbeda dengan oli mesin. Fungsinya tak hanya melumasi, tapi juga membantu perpindahan gigi. Kalau oli sudah kotor dan tak diganti sesuai jadwal, komponen transmisi bisa cepat aus dan biaya servisnya pun tak murah.

Pastikan kamu tahu jadwal ganti oli transmisi dari buku manual mobilmu, ya. Biasanya setiap 40.000 – 60.000 km tergantung jenis mobil.

Halaman Selanjutnya
img_title