Anak Lesu dan Susah Makan? Waspada Gejala Penyakit Cacingan dan Cara Mencegahnya
- https://kehamilansehat.com/id/ciri-ciri-anak-cacingan-yang-wajib-mom-waspadai/
Kesehatan, VIVA Banyuwangi –Sebagai orang tua, melihat anak aktif dan makan dengan lahap adalah sebuah kebahagiaan. Namun, tak jarang anak tiba-tiba menjadi lesu, pucat, kehilangan nafsu makan, atau mengeluh sakit perut. Sering kali kita menganggapnya sebagai gejala sakit biasa, padahal bisa jadi itu adalah tanda-tanda penyakit cacingan.
Cacingan adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit yang hidup di dalam usus manusia. Anak-anak sangat rentan terhadap penyakit ini karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sekuat orang dewasa dan kebiasaan mereka bermain yang sering kali bersentuhan langsung dengan tanah atau benda kotor.
Meskipun umum terjadi, cacingan tidak boleh dianggap remeh karena dapat menghambat penyerapan nutrisi dan mengganggu tumbuh kembang anak. Yuk, kenali lebih dekat penyebab, gejala, dan cara pencegahannya.
Bagaimana Anak Bisa Terkena Cacingan?
Infeksi cacingan terjadi ketika telur atau larva cacing masuk ke dalam tubuh. Cara penularannya sangat mudah, di antaranya melalui:
- Tangan yang Kotor: Anak sering kali lupa mencuci tangan setelah bermain di tanah atau memegang benda kotor, lalu langsung memasukkan tangan ke mulut atau makan.
- Makanan atau Minuman yang Terkontaminasi: Mengonsumsi jajanan, sayuran mentah, atau air yang tidak bersih dan sudah tercemar telur cacing.
- Kontak Langsung dengan Tanah: Berjalan tanpa alas kaki di tanah yang terkontaminasi larva cacing (terutama untuk cacing tambang).
Jenis Cacing yang Sering Menyerang Anak
Ada beberapa jenis cacing usus yang umum menginfeksi anak-anak di Indonesia:
- Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides): Cacing berukuran besar yang penularannya melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
- Cacing Kremi (Enterobius vermicularis): Cacing kecil berwarna putih yang menyebabkan rasa gatal hebat di sekitar anus, terutama di malam hari. Penularannya sangat mudah, bahkan melalui sprei atau handuk.
- Cacing Tambang (Ancylostoma duodenale): Larva cacing ini masuk ke tubuh dengan cara menembus kulit kaki. Infeksi cacing tambang dapat menyebabkan anemia atau kekurangan darah.
- Cacing Cambuk (Trichuris trichiura): Penularannya mirip cacing gelang dan bisa menyebabkan diare kronis.