Sayur Asem Banjar dengan Singkong yang Segar, Gurih, dan Bikin Kangen Rumah
- https://img-global.cpcdn.com/recipes/sayur-asem-singkong-foto-resep-utama.webp
Kuliner, VIVA Banyuwangi – Hampir setiap daerah di Indonesia punya versi sayur asem sendiri. Dari Jawa, Betawi, hingga Sumatera, masing-masing punya ciri khas.
Nah, kalau di Kalimantan Selatan, khususnya Banjar, sayur asem biasanya dimasak dengan tambahan singkong atau keladi. Hasilnya? Kuah asam yang segar berpadu dengan tekstur singkong yang lembut, bikin menu ini selalu jadi favorit di meja makan.
Uniknya lagi, orang Banjar sering menambahkan ikan sungai segar seperti sepat, biawan, atau papuyu untuk memperkaya rasa kaldunya. Tapi meski tanpa ikan, sayur asem Banjar tetap enak disantap. Kuahnya segar, rasa asamnya pas, dan sayuran di dalamnya bikin makan siang terasa makin lengkap.
Bahan-bahan yang Dibutuhkan
300 gram singkong, potong-potong
1 ikat kangkung rawa, siangi
5 helai kacang panjang, potong-potong
1 buah jagung manis, potong beberapa bagian
100 ml air asam jawa
900 ml air bersih (atau secukupnya)
1 batang serai, digeprek
Sejempol lengkuas, digeprek
Garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya
Bahan-Bahan Bumbu Halus
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 butir kemiri
1 buah cabai merah besar
½ sendok teh terasi
Cara Membuat Sayur Asem Banjar dengan Singkong
1. Potong singkong dengan ukuran sedang agar tidak mudah hancur saat dimasak. Siangi kangkung, potong kacang panjang, serta jagung manis sesuai selera.
2. Rebus singkong dan jagung dalam panci berisi air hingga empuk.
3. Masukkan air asam, bumbu halus, serai, lengkuas, garam, gula, dan kaldu bubuk. Aduk rata, cicipi, dan sesuaikan rasanya.
4. Masukkan kangkung dan kacang panjang terakhir agar warnanya tetap segar. Masak sebentar saja, lalu matikan api.
5. Hidangkan sayur asem hangat bersama nasi putih, tempe goreng, ikan asin, atau sambal terasi. Perpaduannya benar-benar bikin makan jadi lahap!
Sayur asem Banjar dengan singkong ini membuktikan bahwa makanan sederhana bisa menghadirkan rasa yang begitu istimewa. Perpaduan asam segar, gurih, dan sedikit manis dari jagung membuatnya cocok disantap kapan saja, terutama saat cuaca panas.