Resep dan Cara Membuat Es Selendang Mayang Khas Betawi

Resep dan cara membuat es selendang mayang khas Betawi
Sumber :
  • https://sumsel.antaranews.com

Kuliner, VIVA Banyuwangi – Es Selendang Mayang adalah minuman tradisional khas Betawi yang terkenal sejak zaman dahulu. Teksturnya kenyal, warnanya cantik seperti selendang penari, serta berpadu dengan kuah santan gurih dan sirup gula merah manis.

img_title Sensasi Gurih Belalang Goreng Crispy Khas Gunungkidul

Minuman ini dulunya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional Jakarta, namun kini mulai jarang dijumpai. Namun, untungnya kita bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan sederhana dan resep di bawah ini!

Bahan Selendang Mayang:

img_title Resep Sate Biawak Bumbu Kacang Gurih dan Berkhasiat Tinggi

- 100 gram tepung beras

- 25 gram tepung sagu atau tapioka

img_title Mengulas Botok Tawon: Kuliner Eksotis Khas Jawa dan Potensi Nutrisinya

- 700 ml air

- 100 gram gula pasir

- Sejumput garam

- Pewarna makanan merah dan hijau

Bahan Kuah Santan:

- 500 ml santan dari ½ butir kelapa

- 2 lembar daun pandan

- ½ sdt garam

Bahan Sirup Gula Merah:

- 200 gram gula merah, sisir halus

- 100 ml air

- 1 lembar daun pandan

Cara Membuat:

1. Membuat Selendang Mayang: Campurkan tepung beras, tepung sagu, gula pasir, garam, dan air. Aduk rata.

2. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup-letup.

3. Bagi adonan menjadi 3 bagian. Biarkan satu bagian tetap putih, beri pewarna merah pada satu bagian, dan hijau pada bagian lainnya.

4. Tuang adonan ke loyang secara berlapis, ratakan. Diamkan hingga set.

5. Membuat Kuah Santan: Rebus santan bersama daun pandan dan garam. Aduk terus agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan.

6. Membuat Sirup Gula Merah: Rebus gula merah, air, dan daun pandan hingga larut dan sedikit mengental. Saring, lalu dinginkan.

7. Potong-potong adonan selendang mayang. Sajikan dalam mangkuk atau gelas, tambahkan es batu, siram dengan kuah santan dan sirup gula merah.

Es Selendang Mayang bukan hanya minuman tradisional yang menyegarkan, tetapi juga simbol kekayaan kuliner Betawi yang penuh warna dan cita rasa. Dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah diikuti, kita dapat menghadirkan kembali minuman jadul ini di meja makan keluarga!