Rasa Gurih dan Manis Cenil, Camilan Khas Purworejo yang Menggugah Selera
- https://purworejoasik.com/wp-content/uploads/2021/11/Makanan-Khas-Purworejo-Cenil.jpg
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Gaesss, pernah dengan kuliner berjenis camilan yang bernama cenil ? Mungkin buat kalian yang berdomisili di Purworejo dan sekitarnya pasti tidak asing dengan kuliner ini. Indonesia mempunyai banyak ragam jajanan tradisional, yang hingga kini masih bertahan di tengah gempuran budaya modern. Salah satu jajanan khas Purworejo yang bertahan adalah cenil. Cenil termasuk katagori jajanan tradisional. Nama cenil erat kaitannya dengan filosofi kebersamaan.
Cenil berbahan dasarnya adalah tepung pati singkong (aci/tapioka), yang ketika dimasak menghasilkan tekstur lengket. Kelengketan ini dipandang sebagai simbol persatuan, sehingga cenil sering disajikan dalam acara kumpul keluarga, hajatan, atau kenduri. Di Purworejo, cenil biasanya ditemui bersama jajanan lain seperti gethuk, lupis, klepon, dan mendut dalam satu tampah.
Ciri Khas Cenil Purworejo
Cenil Purworejo memiliki ciri-ciri sebagai berikut : bahan utama ( terbuat dari tepung tapioca), pewarna makanan alami (daun pandan, daun suji, ubi ungu, pewarna merah makanan), penyajian ( cenil direbus atau dikukus dan digulirkan dalam parutan kelapa}, pelengkap ( taburan gula pasir dan cairan gula merah)
Resep Cenil Khas Purworejo
Bagi yang ingin mencoba membuat cenil sendiri, berikut resep sederhana khas Purworejo:
Bahan:
a. 250 Gr tepung tapioka/pati singkong
b. 1 sdm tepung ketan (opsional, agar lebih kenyal)
c. 200 ml air panas
d. ½ sdt garam
e. Pewarna alami (daun suji/pandan, ubi ungu) atau pewarna makanan sesuai selera
f. 100 g kelapa parut muda, kukus dengan sedikit garam
g. Pelengkap: 100 g gula pasir, atau 150 g gula merah, larutkan dengan sedikit air
Cara Membuat:
- Campur tepung tapioka, tepung ketan, dan garam. Tambahkan air panas sedikit demi sedikit hingga adonan bisa dipulung.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri pewarna berbeda untuk variasi warna.
- Bentuk adonan memanjang atau bulat kecil.
- Rebus dalam air mendidih hingga cenil mengapung. Angkat dan tiriskan.
- Gulingkan cenil ke kelapa parut kukus agar tidak lengket.
- Sajikan dengan taburan gula pasir atau siraman gula merah cair.
Resep ini mempertahankan cita rasa cenil Purworejo yang sederhana namun otentik. Tekstur kenyalnya cocok dipadukan dengan manis-gurih khas jajanan pasar Jawa. Cenil dalam social budaya biasanya digunakan pada acara : selamatan dan hajatan, pasar tradisional, dan bulan Ramadhan. Cenil adalah kudapan khas Purworejo yang sederhana dan syarat makna. Dengan berbahan dasar tepung tapioka, ditaburi dengan parutan kelapa, taburan gula pasir, ataupun cairan gula merah, bisa merubah cenil menjadi makanan lezat dan penuh nostalgia.