Waspada! Begini Ciri-Ciri Pelaku Kekerasan Seksual Berulang yang Harus Kamu Ketahui
- https://unsplash.com/id/foto/kemeja-putih-dan-merah-studio-dibidik-di-dalam-ruangan-dengan-lampu-neon-foto-dua-anak-kembar-cantik-7ed8bXj5F2g
Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi –Topik mengenai pelaku kekerasan seksual kerap menimbulkan rasa takut sekaligus penasaran. Banyak orang berpikir bahwa pelaku memiliki penampilan khas yang bisa dikenali dengan mudah. Namun, fakta dari riset terbaru menunjukkan bahwa pelaku kekerasan seksual berulang (repeat sex offender) justru sering kali terlihat sama seperti orang biasa, tanpa tanda fisik yang mencolok.
Dikutip dari laman Psychology Today, artikel bertajuk What Does a Repeat Sex Offender Look Like? Menegaskan bahwa kita tidak bisa hanya mengandalkan penampilan luar untuk menilai seseorang berpotensi melakukan tindak kejahatan seksual. Hal ini karena pola, motivasi, dan rekam perilaku jauh lebih penting untuk diperhatikan ketimbang sekadar wajah atau gaya berpakaian.
Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar korban mengenal pelaku mereka. Dengan kata lain, pelaku bisa jadi adalah seseorang dari lingkungan kerja, sekolah, bahkan keluarga besar. Hal ini membuat masyarakat perlu lebih waspada, sebab ancaman tidak selalu datang dari orang asing. Pelaku yang berulang biasanya memiliki pola manipulatif, misalnya mencari celah dalam hubungan sosial, memanfaatkan kepercayaan korban, hingga menggunakan posisi kekuasaan atau kedekatan emosional.
Bertolak belakang dengan stigma yang beredar, pelaku kekerasan seksual tidak bisa diidentifikasi hanya dari penampilan. Mereka bisa tampak rapi, ramah, bahkan dihormati di masyarakat. Justru inilah yang membuat mereka lebih berbahaya, karena mampu menyamarkan niat buruk di balik kesan positif yang mereka tunjukkan.
Kesadaran masyarakat menjadi kunci penting. Alih-alih hanya fokus mencari penampilan mencurigakan, kita perlu memahami perilaku yang berisiko. Mengedukasi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tentang batasan tubuh, persetujuan, dan tanda manipulasi bisa menjadi cara efektif mencegah jatuhnya korban baru. Selain itu, dukungan pada korban untuk berani bicara juga sangat penting, karena pelaku biasanya mengandalkan rasa takut dan diam korban untuk melanjutkan aksinya.
Pelaku kekerasan seksual berulang tidak bisa dikenali hanya dari wajah atau pakaian mereka. Mereka bisa siapa saja, bahkan orang yang tampak baik-baik. Itulah mengapa kita perlu lebih waspada dan memahami tanda-tanda perilaku berisiko, bukan hanya mengandalkan stigma.