Suka Dengan Kulit Ayam? Hindari Konsumsi Secara Berlebihan! Ini Dampaknya!

Kulit ayam yang menggugah selera, namun bisa memberikan dampak buruk
Sumber :
  • https://pixabay.com/id/photos/makanan-sehat-minuman-ayam-3258240/

Gaya Hidup, VIVA Banyuwangi – Salah satu bagian ayam yang menjadi favorit masyarakat adalah pada bagian kulit ayam. Bagian ini menjadi lebih renyah dan gurih jika sudah melalui tahap penggorengan karena memberikan rasa gurih dan renyah dimulut.

img_title Mengatasi Rambut Kusam dan Kaku

Tetapi, faktanya kulit ayam ternyata dapat memberikan dampak yang buruk jika dikonsumsi secara berlebihan.

Melansir dalam laman Alodokter, di dalam 100 gram kulit ayam yang dipanggang, memiliki kandungan kolesterol sebanyak 120 mg dan lemak total sebanyak 40 gram. Berbeda dengan kulit ayam yang digoreng di mana jumlah kandungan lemak dan kandungan kolesterolnya tentunya lebih banyak.

img_title Mengembalikan Vitalitas Rambut Kering Lewat Perawatan Rutin

Oleh karenanya, kulit ayam tidak disarankan jika dikonsumsi secara rutin dan jumlah yang banyak. Faktor utama yang menjadikan kulit ayam berbahaya jika dikonsumsi berlebihan adalah kandungan lemak yang tinggi dan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.

Inilah beberapa bahaya kulit ayam bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan:

img_title Cara Mengatasi Rambut Berminyak

Penyakit jantung

Konsumsi kulit berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini bisa semakin parah jika dikombinasikan bersama makanan tinggi kolesterol lainnya seperti junk food. Kombinasi ini menjadikan tubuh kelebihan kolesterol pada darah dan mengendap pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak.

Berat badan berlebihan

Konsumsi kulit ayam yang berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan. Hal ini karena kulit ayam memiliki kandungan kalori yang tinggi. Hal ini semakin buruk jika kulit ayam dikonsumsi dengan cara digoreng menggunakan tepung.

Jika kalian mengonsumsinya tidak dibatasi, kalian berpotensi mengalami kenaikan berat badan atau obesitas.

Penyakit campylobacteriosis

Konsumsi kulit ayam dapat meningkatkan potensi risiko terkena Campylobacteriosis jika pengolahannya tidak tepat. Hal ini karena Campylobacter jejuni yang menyebabkan campylobacteriosis dapat bertahan dan berkembang biak pada kulit ayam walaupun disimpan pada freezer.

Beberapa gejala yang ditimbulkan muncul sekitar 2-5 hari setelah masuk ke dalam tubuh, seperti kram, diare, demam dan sakit perut.

Penyakit stroke

Bahaya kulit ayam berpotensi menaikkan risiko terkena penyakit stroke. Prosesnya sama seperti penyakit jantung, namun stroke terjadi ketika penyempitan yang berada di pembuluh darah otak. Kondisi ini menyebabkan pasokan darah ke otak berkurang dan menjadikan sebagian jaringan otak tidak mendapatkan suplai darah yang cukup.

Halaman Selanjutnya
img_title